Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Manfaat Jilbab Menurut Islam dan Sains


Manfaat Jilbab Menurut Islam dan Sains

Allah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya untuk kebaikan manusia. Dan setiap yang benar-benar manfaat dan dibutuhkan manusia dalam kehidupannya, pasti disyariatkan atau diperintahkan oleh-Nya. Di antara perintah Allah itu adalah berjilbab bagi wanita muslimah. Berikut ini beberapa manfaat berjilbab menurut Islam dan ilmu pengetahuan.

1. Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)

"Ada dua macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh" (HR. Muslim).

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang" ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.

"Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang" ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.

2. Terhindar dari pelecehan

Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaiman sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, "Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita." (HR. Bukhari)

Jikalau wanita pada jaman Rasul merupakan fitnah terbesar bagi laki-laki padahal wanita pada jaman ini konsisten terhadap jilbab mereka dan tak banyak lelaki jahat saat itu, maka bagaimana wanita pada jaman sekarang??? Tentunya akan menjadi target pelecehan. Hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di negara-negara Eropa (wanitanya tidak berjilbab).

3. Memelihara kecemburuan laki-laki

Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wata'ala tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.

"Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya." (HR. Muslim)

Bila jilbab ditanggalkan, rasa cemburu laki-laki akan hilang. Sehingga jika terjadi pelecehan tidak ada yang akan membela.

4. Akan seperti biadadari surga

"Dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya." (QS. Ar-Rahman: 56)

"Mereka laksana permata yakut dan marjan." (QS. Ar-Rahman: 58)

"Mereka laksan telur yang tersimpan rapi." (QS. Ash-Shaffaat: 49)


Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa dirumah untuk menjaga kehormatan diri.
Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga.

Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.

5. Mencegah penyakit kanker kulit

Kanker adalah sekumpulan penyakit yang menyebabkan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanker kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat-zat kimia, dan sebagainya.

Penelitian menunjukkan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Kanker ini banyak menyerang orang berkulit putih, sebab kulit putih lebih mudah terbakar matahari.

Kanker tidaklah membeda-bedakan antara laki-laki dan wanita. Hanya saja, wanita memiliki daya tahan tubuh lebih rendah daripada laki-laki. Oleh karena itu, wanita lebih mudah terserang penyakit khususnya kanker kulit.

Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kriteria jilbab.

6. Memperlambat gejala penuaan

Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.

Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin Dyang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.

Duhai sahabatku wanita muslimah...
Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah.
Krim-krim pelindung kulit pun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan jilbab.

Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah. Dan jilbab pun memiliki manfaat. Ternyata tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya. Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.

Ternyata jilbab tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya.

Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.
Demikianlah Allah memberi kasih sayangnya kepada wanita melalui syariat islam yang sempurna. (PurWD/Kaskus)
sumber : www.voa-islam.com

SENI HIDUP


~ SENI HIDUP ~

SENI tidak lebih penting daripada HIDUP
Namun HIDUP terasa MENYEDIHKAN bila TANPA SENI
Orang yang tidak tahu cara HIDUP YANG BAIK
Harus bisa MENINGGAL dengan BAIK

Jika orang membungkus dirinya SENDIRI
Ia akan membuat BUNGKUSAN YANG CANTIK
Senyum adalah KUNCI pembuka RUMAH KEBAHAGIAAN
KASIH SAYANG adalah PINTUNYA
Sikap SELALU GEMBIRA adalah TAMANNYA
IMAN adalah CAHAYANYA
RASA AMAN adalah DINDINGNYA

KEBAHAGIAAN adalah ketika seseorang memiliki WAJAH YANG CERAH,
kebun yang HIJAU, Air minum yang SEJUK, Buku (bacaan) YANG BERMANFAAT, Hati yang BERSYUKUR, Terjauh dari MAKSIAT, serta MENCINTAI KEBAIKAN

KENIKMATAN DUNIA adalah FATAMORGANA
PENDERITAAN atau MUSIBAH adalah PENGHAPUS DOSA
KEMARAHAN adalah API YANG MENGHANGUSKAN
WAKTU KOSONG adalah KERUGIAN
IBADAH adalah PERNIAGAAN

KENIKMATAN DUNIA berada dalam KESEHATAN
Kenikmatan MASA MUDA berada dalam SEMANGAT dan KREATIVITAS
KEMULIAAN ada dalam TAKWA
KEHORMATAN ada dalam HARTA
KEPRIBADIAN YANG BAIK ada dalam KESABARAN

Jangan TERLALU BERAMBISI untuk mengerjakan seluruh yang di dengar
Jangan terlalu BERHARAP kepada Teman
Jangan mengerjakan SELURUH KEINGINAN

KEUNGGULAN dalam BERKATA-KATA menciptakan KEPERCAYAAN DIRI
KEUNGGULAN dalam BERPIKIR menciptakan SESUATU YANG SANGAT BESAR
KEUNGGULAN dalam MEMBERI menciptakan CINTA

Orang yang SABAR dan TOLERAN akan DIHORMATI
Orang yang PELIT DAN SERAKAH akan DIBENCI
Orang yang GEMAR berbuat KEBAIKAN akan DICINTAI
Orang yang sering MEMINTA-MINTA akan DIJAUHI

Mereka yang ORIENTASI hidupnya untuk DUNIA
Maka ia hanya akan mendapatkan DUNIA
( bisa juga tidak mendapatkan apa-apa)

Mereka yang ORIENTASI hidupnya untuk AKHIRAT
Ia akan mendapatkan KEDUANYA... DUNIA dan AKHIRAT.

TINDAKAN MANUSIA BISA DI MODIFIKASI
Tetapi SIFAT MANUSIAWI tidak bisa di ubah

CINTA...
KEBAHAGIAAN...
KASIH SAYANG...
PERSAUDARAAN DAN PERSAHABATAN...
Tumbuh dari HATI YANG TULUS...

Ada SATU KATA yang membebaskan kita dari BEBAN HIDUP dan PENDERITAAN
SATU KATA itu adalah KASIH...

Hiduplah seperti BURUNG...
Yang selalu AKTIF MENCARI REZEKI pagi dan petang...
Dia tidak menghiraukan apa yang akan terjadi ESOK HARI...
Dia tidak pernah KHAWATIR akan HARI ESOK...
Dia juga TIDAK BERHARAP pada siapapun...
TIDAK BERGANTUNG pada siapapun...
Kecuali pada Tuhannya
TIDAK MENYAKITI siapapun...
Serta terbang kian kemari dengan RIANG dan PENUH KELEMBUTAN

Bila KELEMBUTAN MELEKAT pada sesuatu pastilah ia akan MENGHIASINYA
Apabila TERLEPAS ia juga akan MEMPERBURUKNYA
Selamat menjalani hidup dengan indah...

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

MENGUBAH DUNIA


Mengubah Dunia

Ada sorang lelaki tua, sudah tak berdaya melamunkan masa mudanya dalam kesendirian. Ditengah ketidakberdayaannya ia berbincang dengan dirinya sendiri. Dalam kesendiriannya banyaklah yang direnungkan. Hatinya berkata.

"Ketika aku menjadi seorang pemuda, aku bermimpi ingin merubah dunia. Seiring dengan waktu, usiaku kian bertambah. Dunia tidak berubah. Dunia tidak kunjung berubah. Maka impianku persempit untuk mengubah negeri ini. Namun impian itu juga tidak berhasil. Negeri ini juga tidak berubah."

"Ketika usiaku sudah memasuki waktu senja. Dengan semangatku yang masih menggebu. Lalu aku memimpikan untuk bisa mengubah keluargaku. Orang-orang yang ku cintai. Orang-orang yang ada disekelilingku. Tetapi mereka juga tidak mampu aku merubahnya."


Kini disaat terbaring lemah tidak berdaya. Air matanya mengalir tak terasa. Baju basah dengan air mata. Lelaki tua bergumam lirih pada dirinya sendiri.

"Bila waktu masa muda itu aku mengubah diriku sendiri. Maka aku akan menjadi panutan. maka aku bisa mengubah keluargaku. Memberikan inspirasi dan mendorong orang-orang disekelilingku untuk melakukan kebaikan. Dari mereka menanam dan menebarkan kebaikan, cinta dan kasih sayang sehingga mampu memperbaiki negeri ini. Tanpa disadari aku telah mengubah dunia."

Pesan Diatas bahwa kita tidak akan mampu mengubah dunia bila kita tidak mampu mengubah diri kita sendiri. Mulailah dengan melakukan kebaikan yang paling mudah seperti bertegur sapa, menebarkan senyum untuk pasangan hidup kita, membantu orang tua yang hendak menyeberang jalan atau sekedar bertanya bagaimana kabar dan duduk berbincang walau sebentar adalah wujud empati kita. Maka kebaikan itu menjadi virus yang menyebar kemana-mana. Pada saat itulah sebenarnya kita telah mampu mengubah dunia.
--

"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapatkan kemenangan (QS, an-Naba' :31)."
Wassalam

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

KEKUATAN TUTUR KATA


Kekuatan Tutur Kata

Pada suatu hari seorang teman bertutur, disebuah stasiun kereta api tanpa sengaja bertemu dengan seorang penjual asongan yang kehilangan tangan sebelahnya sedang menjajakan dagangannya karena hatinya iba dan ingin menolong. Dikeluarkan uang selembar sepuluh ribuan lalu diberikanlah uang itu padanya.

Sejenak berpikir di dalam benaknya ia merasa bersalah, lantas ia segera kembali ke penjual asongan tadi dan mengatakan kepadanya,"Maaf bapak, saya tidak bermaksud merendahkan bapak. saya tahu, bapak adalah seorang pengusaha." Lalu ia mengambil sebuah pulpen kemudian ia pergi meninggalkan penjual asongan.

Setahun kemudian teman itu melintasi stasiun kereta api yang sama. Terdengar suara seseorang menyapa dirinya. "Apa kabar Mas?" sapa seorang pemilik toko di stasiun kereta api. "Saya sudah lama menunggu anda di toko ini." kata pemilik toko. "Barangkali anda lupa, saya adalah penjual asongan yang waktu itu menyebut saya sebagai pengusaha sehingga saya termotivasi kata-kata anda sehingga saya bekerja keras untuk memiliki sebuah toko," katanya dengan bangga menunjukkan tokonya.

Teman itu menceritakan betapa terharunya dirinya karena ia tidak mengira penjual asongan yang dia jumpai setahun yang lalu kini telah memiliki sebuah toko yang cukup besar distasiun kereta api.

Pesan dari kisah ini menunjukkan bahwa Tutur kata yang kita ucapkan memiliki sebuah kekuatan. Ucapan kita mampu memberikan motivasi seperti yang terjadi pada penjual asongan namun juga sebaiknya bila bertemu dengan orang yang tidak tepat malah menjerumuskan kita kepada kehancuran.

Nabi mengajarkan kita agar senantiasa berkumpul dengan orang-orang sholeh, yaitu orang yang mampu menularkan kebahagiaan, kesehatan dan kedamaian dalam hidup kita.
----

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar." (QS. At Taubah: 119).
Wassalam

KUNCI-KUNCI KEBAHAGIAAN


Kunci-Kunci Kebahagiaan

Setiap orang menginginkan KEBAHAGIAAN, tetapi SEDIKIT ORANG yang meraihnya.

Setiap orang merindukan KEBAHGIAAN, tetapi SEDIKIT ORANG mengalaminya.

Setiap orang memimpikan KEBAHAGIAAN, tetapi SEDIKIT ORANG mendapatkannya.

Apakah Anda INGIN menjadi sebagian SEDIKIT ORANG tersebut.
KEINGINAN Anda tidak cukup untuk mendapatkan KEBAHAGIAAN...
Untuk mendapatkan KEBAHAGIAAN dibutuhkan KESADARAN DIRI dan KESUNGGUHAN.

Bila memang Anda merindukan KEBAHGIAAN yang LANGGENG, ikutilah tips2 berikut ini

1. Apabila anda berada pada pagi hari, jangan menunggu datangnya waktu sore. Hiduplah dalam batasan hari ini saja. Curahkan perhatian anda untuk memperbaiki hari ini.
Hal ini dijelaskan dalam hadits berikut:
"Ketika kamu di sore hari, jangan mengharap untuk melihat esok pagi, dan ketika anda di pagi hari jangan mengharap untuk melihat sore hari."(HR. Al-Bukhari)

2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohon.

3. Biarkan masa depan datang dengan sendirinya. Jangan mencemaskan hari esok, kerana jika anda telah memperbaiki hari ini, pastilah hari esok akan baik pula.

4. Jangan mudah tergoncang pada kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga diri Anda setara dengan kritikan tersebut.

5. Yakinlah kepada Allah SWT dan berbuat baik; kedua hal itu adalah resep agar hidup anda lancar dan bahagia.

6. Ketahuilah, bahwa dengan dzikir kepada Allah, hati menjadi tenang dan dosa akan terhapus. Dengan dzikir pula, Zat Yang Maha Mengetahui segala hal yang ghaib akan meridhai dan segala kesusahan akan sirna.

7. Anda harus tahu dengan pasti bahwa semua yang terjadi telah sesuai qadha' -Nya.

8. Jangan pernah mengharap ucapan terima kasih dari orang lain. Cukup bagi anda pahala yang diberikan oleh Dzat tempat bergantung semua makhluk. Anda tak perlu takut kepada orang kufur, pendendam, dan iri.

9. Persiapkan diri Anda untuk menerima kemungkinan terburuk

10. Mungkin yang telah terjadi adalah yang terbaik untuk anda meskipun anda belum memahaminya kenapa bisa seperti itu.

11. Semua qadha' Allah SWT bagi seseorang muslim baik adanya.

12. Hitunglah segala nikmat yang telah Allah berikan kepada anda dan bersyukurlah atas nikmat-nikmat tersebut.

13. Keadaan Anda lebih baik dibanding yang lain.

14. Kemudahan selalu ada bahkan di tiap kesusahan akan ada kemudahan.

15. Ketika dalam kesulitan seseorang harus selalu shalat dan berdoa sedangkan ketika diberikan kemudahan seseorang harus bersyukur dan berterimakasih.

16. Bencana-bencana yang datang menguji anda semestinya memperkuat hati anda dan membentuk kembali pandangan anda dalam cara yang positif.

17. Jangan biarkan hal-hal yang sepele menjadi sebab kehancuran anda.

18. Selalu ingat bahwa Tuhanmu adalah Maha Pengampun.

19. Kembangkan sikap luwes dan hindari marah.

20. Kehidupan ini tak lebih hanya sekedar roti, air dan bayangan. Maka tak usahlah bersedih jika semua itu ada.

"Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan
terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu." (Adz-Dzaariyaat 51: )


21. Sesuatu yang paling jahat yang semestinya terjadi akhirnya tidak pernah terjadi.

22. Lihatlah mereka yang diberikan kesusahan lebih daripada kita dan bersyukurlah bahwa kita diberikan sedikit kesusahan dibanding mereka.

23. Camkan di pikiran bahwa Allah SWT mencintai mereka yang tabah dalam menghadapi ujian, jadilah seperti salah satu dari mereka.

24. Secara rutin ucapkanlah doa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika kita menjalani masa-masa sulit.

25. Bekerja keraslah pada sesuatu yang menghasilkan dan jauhi kemalasan.

26. Jangan menyebarkan gosip dan jangan pula mendengarkannya. Jika anda mendengar gosip secara tidak sengaja maka janganlah mempercayainya.

27. Ketahuilah bahwa kebencian dan usaha anda untuk membalas dendam lebih berbahaya bagi kesehatan anda sendiri dibandingkan ke musuh anda.

28. Kesukaran yang menimpamu akan menghapus dosa-dosamu seandainya kamu bersabar.

Sumber: Syeikh Dr.`A'id Al-Qarni -Pengarang buku La Tahzan

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

ENERGI MAAF


Energi Maaf

"Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan dada, tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?" (QS. An-Nuur [24]: 22).

Sahabat, kita semua diberikan kesempatan hidup dengan waktu yang amat terbatas, dalam perjalanan hidup kita memiliki menuju 2 Visi, Sukses Dunia dan Sukses Akhirat, perjalanan meraih 2 sukses tersebut akan terasa ringan dan menyenangkan jika kita tidak sibuk mengumpulkan beban-beban berat yang harus kita pikul,

Minggu siang, 8 April 2001 di Augusta National Golf Club Georgia, Amerika Serikat, Tiger Woods, Pegolf yang saat itu berusia 25 tahun, menyelesaikan hole ke-18 dengan mengayunkan putter-nya dari jarak 5 meter dan masuk sempurna! Dan para penonton berteriak histeris, "Tiger! Tiger!" melalui kemenangannya ini Tiger Woods mencapai prestasi yang luar biasa. Dalam jangka waktu setahun ia telah meraih juara dari empat pertandingan yang amat bergengsi didunia golf internasional.

Ayahnya berkata,"Ketekunan berlatih, tekad kuat untuk meraih kemenangan, tabah mengatasi kekalahan merupakan ciri-ciri Tiger Woods." Walaupun mengalami diskriminasi dibeberapa klub golf, namun Ayahnya berpesan secara arif "Jangan sampai kau sakit hati dan memupuk dendam. Kau harus mengasihani orang-orang yang masih rasialis."

Disepanjang perjalanan karier dan bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa kita harus berhadapan dengan berbagai jenis kepribadian manusia. Roberta Cava, dalam bukunya Dealing with Difficult People, menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berpotensi menyulitkan kita, yaitu:

1. Mereka yang sering membuat kita emosional.

2. Mereka yang membuat kita terpaksa melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak kita ingin lakukan.

3. Mereka yang mencegah atau menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan.

4. Mereka yang suka menimbulkan perasaan bersalah jika kita tidak melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya.

5. Mereka yang suka menimbulkan perasaan-perasaan negative terhadap kita seperti frustasi, marah, minder, iri, depresi, dan sebagainya.

6. Mereka yang selalu menggunakan kekerasan dan memanipulasi untuk mencapai tujuannnya.

Kita tidak mungkin dapat mengendalikan sikap orang-orang tersebut. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mencegah mereka agar tidak berbuat negative. Namun, kita bisa mengelola hati kita. Daripada sibuk menyimpan kekesalan, dendam, dan amarah yang jelas-jelas tidak berguna, bukankah lebih baik jika kita berpikir tentang cara agar kita dapat menaklukan musuh tanpa harus bertempur? Ingatlah bahwa tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah, dan kesal.
Tidaklah penting apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau besarnya kesalahan mereka. Jika kita tidak memaafkannya, kitalah yang akan menanggung akibatnya. Memaafkan dan mengampuni orang lain membebaskan kita dari kelumpuhan hidup.

Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga dan energi yang dapat kita arahkan menuju kebahagiaan. Jika kita rela memaafkan, kita dapat menyumbang lebih banyak pada kehidupan dan merasa bahagia terhadap diri sendiri dan orang lain.

Pengampunan itu menyembuhkan. Pengampunan itu membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat didalam tubuh, dan membiarkan dya hidup mengalir bebas.

Mengampuni dan melupakan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tindakan ini diperlukan kerendahan dan kebesaran hati. Namun, itulah satu-satunya cara untuk menempuh jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan sejati.

Sahabat, Hidup ini akan semakin terasa sangat singkat kalau hanya untuk Membenci, tidak satupun diantara kita yang paling sempurna dan paling suci, mari kita maafkan ayah ibu kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita, saudara-saudara kita, bos kita, karyawan kita, pembantu kita, teman dan sahabat kita. ada banyak cara memberi dan meminta maaf, jika kita masih malu dan ragu bertemu, via SMS dan FB bisa menjadi pendahuluannya.

"Maafkanlah mereka dan lapangkan dada, sesungguhnya Allah senang kepada orang-orang yang berbuat kebajikan (terhadap yang melakukan kesalahan kepadanya)" (QS. Al-Ma'idah [5]: 13). Baca juga QS Al-Baqarah (2): 109, dan Al-Nûr (24): 22.

Rasullulah Saw memberikan bimbingan,
"Carilah alasan untuk memaafkan saudaramu walau hingga 70 alasan." Seorang murid bertanya kepada gurunya, Imam Hasan Al-Basri, "Mengapa Rasullah menyuruh kita mencari 70 alasan untuk memaafkan?". Jawab Hasan Basri, "Itu menunjukkan pentingnya memaafkan. Sebelum kita sampai pada 70 alasan kita belum bisa memaafkan, kita harus bersedih karena memiliki hati sekeras batu."
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

SHALAT SEBAGAI PENOLONG DI KALA SUSAH


Shalat Sebagai Penolong di Kala Susah

Allah Ta'ala berfirman,
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'." (QS. Al-Baqarah: 45).

"Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153).


Dalam ayat ini Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk menjadikan kesabaran dan ibadah shalat sebagai penolong.

Bagaimana menjadikan shalat sebagai penolong?

Ada beberapa riwayat yang menjelaskan hal ini, antara lain hadits riwayat Imam Ahmad, Hudzaifah bin Al-Yaman berkata, "Biasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bila mendapat suatu masalah beliau langsung shalat (Shalat sunnah)."

Riwayat senada dari Abu Daud juga dari Hudzaifah. Selain itu Ali juga menceritakan bahwa ketika akan dilaksanakan perang Badar semua orang tidur kecuali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau shalat hingga pagi.

Sa'id bin Manshur, Ibnu Al-Mundzir, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas ra pernah dalam satu perjalanan, lalu disampaikan padanya bahwa salah seorang anaknya meninggal dunia. Ia kemudian berhenti sebentar dan shalat dua rakaat, lalu mengucapkan istirja'. Selanjutnya, ia mengucapkan, "Kami telah melakukan apa yang diperintahkan Allah dalam firman-Nya: "Dan minta pertolonganlah dengan sabar dan shalat....."

Al-Hakim dalam Al-Mustadrak juz 2, hal. 296, nomor hadits 3066 (cetakan Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah 1990) dan Al-Baihaqi dalam kitabnya Dala`il An-Nubuwwah dengan sanadnya sampai kepada Ibrahim putra Abdurrahman bin 'Auf, ia menceritakan, "Abdurrahman bin 'Auf pernah sakit sampai pingsan, sampai-sampai orang-orang di sekitarnya menyangka bahwa ia telah meninggal, mereka berdiri dan menutupnya dengan kain. Ketika itulah istrinya Ummu Kultsum binti 'Uqbah menuju masjid dan meminta pertolongan dengan sabar dan shalat sebagaimana diperintahkan Allah. Tak berapa lama kemudian Abdurrahman sadar dari pingsannya dan seolah tak terjadi apa-apa." (Saya sudah memeriksa sanadnya dan kesimpulannya shahih. wallahu a'lam.)

Apa yang dilakukan oleh istri Abdurrahman bin 'Auf di atas bisa menjadi contoh pelaksanaan praktis ayat 45 dan 153 surah Al-Baqarah ini. Bila anda mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan, misalnya, orang yang sangat anda cintai sakit parah dan mengkhawatirkan, atau anda terjebak dalam situasi yang tidak menguntungkan, maka ingatlah firman Allah di atas.

Tenangkan hati, serahkan diri kepada Allah. Ada baiknya menengadahkan wajah ke langit seolah minta bantuan kepada Allah yang berada di atas, yakinkan diri bahwa Allah maha melihat dan maha mengetahui apa yang sedang kita pikirkan dan rasakan. Setelah itu, laksanakan shalat dua rakaat sebagaimana yang dilakukan Ibnu Abbas dengan niat shalat sunnah muthlaq demi melaksanakan perintah Allah untuk bertawassul dengan sabar dan shalat. Pada akhirnya bertawakkallah, dan yakinlah bahwa apapun yang ditakdirkan Allah nantinya, berarti itulah yang terbaik buat diri kita. Wallahu a'lam.

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

DAWAI SANG SUFI ( AL FUTUHAT )


Dawai Sang Sufi (Al Futuhat)

Hidup adalah ibadah
Dalam ayat-Nya Allah berfirman,
Wama kholaqtul jinna wal insa illa liya'buduun

Lama aku tidak percaya dengan ayat ini
Fikirku aku hanya disuruh shalat, puasa dan dzikir
Apalagi ketika aku berfikir tentang ayat,
Wa'bud robbaka hatta ya'tiyakal yakin

Demi Allah, aku tidak sanggup untuk beribadah terus menerus...
Aku bingung
Aku takut
Aku lari dari pendapatku sendiri

Suatu hari aku bertanya kepada guruku

Guruku mengatakan, "Tidak salah pendapatmu, tapi kurang".
Ketahuilah.....
Dalam ayat lain Allah juga berfirman
Wala tansa nasibaka minaddunya
Dan La yukallifullahu nafsan illa wus'aha

Jelas Allah tidak hanya menyuruh kita untuk sholat dan puasa,
Allah juga menyuruh kita untuk mencari dunia,
Bahkan Allah melarang kita untuk membebani diri kita dengan beban yang berat,
Sehingga kita tidak mampu memikulnya
Walaupun itu ibadah

Ketauhilah.....
Ibadah itu bukan bentuk lahirnya
Banyak perkara dunia yang berubah menjadi amal dunia karena niat
Banyak perkara yang kadang menurut kita tidak ada nilainya tetapi
Disisi Allah sangat berharga
Engkau makan, minum, tidur, cari nafkah, menikah
Tetapi di niati untuk menguatkan ibadah
Itulah arti Wama kholaqtul jinna wal insa illa liyakbudun

Dan engkau dapat istiqomah sholat, puasa, dzikir
Dengan bantuan makan, minum dan menikah

Itulah arti Wa'bud robbaka hatta ya'tiyakal yaqin

Jika engkau sholat, puasa tetapi tidak makan dan minum
Pasti engkau akan mati
bukankah ini bunuh diri dan jelas tidak ibadah ?

Engkau hanya sholat, puasa dan dzikir tetapi tidak menikah
Sehingga suatu ketika terjerumus zina, apakah arti semua ibadahmu ?

Ingatlah Allah pencipta manusia dengan ukuran dan aturan
Janganlah engkau mempertahankan kebodohanmu
Janganlah engkau hancur hanya karena pemahamanmu yang salah
Dan ingatlah pesan Allah Alladzina yastami'unal qoula
Fayattabi'una ahsanah.....


Orang-orang yang mendengarkan pendapat
Kemudian mengikuti pendapat yang paling bagus
Merekalah yang diberi petunjuk Allah
Dan merekalah orang-orang yang beruntung.....

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

MENGGAPAI CINTA ALLAH


Menggapai Cinta Allah

Rasulullah s.a.w. bersabda: "Allah, Yang Maha Agung dan Mulia menjumpaiku - yakni dalam tidurku - kemudian berfirman kepadaku, "Wahai Muhammad, katakanlah : "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu."

Dalam amal ubudiyah, cinta (mahbbah) menempati derajat yang paling tinggi. Mencintai Allah dan rasul-Nya berarti melaksanakan seluruh amanat dan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah Rasul, disertai luapan kalbu yang dipenuhi rasa cinta.

Pada mulanya, perjalanan cinta seorang hamba menapaki derajat mencintai Allah. Namun pada akhir perjalanan ruhaninya, sang hamba mendapatkan derajat wahana yang dicintaiNya.
Rasulullah s.a.w. bersabda: "Allah, Yang Maha Agung dan Mulia menjumpaiku - yakni dalam tidurku - kemudian berfirman kepadaku, "Wahai Muhammad, katakanlah : /Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu."/

Dalam buku "Mahabbatullah" (mencintai Allah), Imum Ibnu Qayyim menuturkan tahapan-tahapan menuju wahana cinta Allah. Bahwasanya cinta senantiasa berkaitan dcngan amal. Dan amal sangat tergantung pada keikhlasan kalbu, disanalah cinta Allah berlabuh. Itu karena Cinta Allah merupakan refleksi dari disiplin keimanan dan kecintaan yang terpuji, bukan kecintaan yagn tercela yang menjerumuskan kepada cinta selain Allah.

Tahapan-tahapan menuju wahana cinta kepada Allah adalah sebagai berikut:

1. Membaca al-Qur'an dengan merenung dan memahami kandungan maknanya sesuai dengan maksudnya yang benar. Itu tidaklain adalah renungan seorang hamba Allah yang hafal danmampu menjelaskan al-Qur'an agar dipahami maksudnya sesuai dengan kehendak Allah swt. Al-Qur'an merupakan kemuliaan bagi manusia yang tidak bisa ditandingi dengan kemuliaan apapun. Ibnu Sholah mengatakan "Membaca Al-Qur'an merupakan kemuliaan, dengan kemuliaan itu Allah ingin memuliakan manusia di atas mahluk lainnya. Bahkan malaikat pun tidak pernah diberi kemuliaan semacam itu, malah mereka selalu berusaha mendengarkannya dari manusia".

2. Taqarub kepada Allah swt, melalui ibadah-ibadah sunnah setalah melakukan ibadah-ibadah fardlu. Orang yang menunaikan ibadah-ibadah fardlu dengan sempurna mereka itu adalah yang mencintai Allah. Sementara orang yang menunaikannya kemudian menambahnya dengan ibadah-ibadah sunnah, mereka itu adalah orang yang dicintai Allah. Ibadah-ibadah sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah, diantaranya adalah: shalat-shalat sunnah, puasa-puasa sunnah,sedekah sunnah dan amalan-amalan sunnah dalam Haji dan Umrah.

3. Melanggengkan dzikir kepada Allah dalam segala tingkah laku, melaui lisan, kalbu, amal dan perilaku. Kadsar kecintaan seseorang terhadap Allah tergantung kepada kadar dzikirnya kepadaNya. Dzikir kepada Allah merupakan syiar bagi mereka yang mencintai Allah dan orang yang dicintai Allah. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah aza wajalla berfirman :"Aku bersama hambaKu, s elama ia mengingatKu dan kedua bibirnya bergerak (untuk berdzikir) kepadaKu".

4. Cinta kepada Allah melebihi cinta kepada diri sendiri. Memprioritaskan cinta kepada Allah di atas cinta kepada diri sendiri, meskipun dibayang-bayangi oleh hawa nafsu yang selalu mengajak lebih mencintai diri sendiri. Artinya ia rela mencintai Allah meskipun beresiko tidak dicintai oleh mahluk. Inilah derajat para Nabi, diatas itu derajat para Rasul dan diatasnya lagi derajat para rasulul Ulul Azmi, lalu yang paling tinggi adalah derajat Rasulullah Muhammad s.a.w. sebab beliau mampu melawan kehendak dunia seisinya demi cintanya kepada Allah.

5. Kontinuitas musyahadah (menyaksikan) dan ma'rifat (mengenal) Allah s.w.t. Penglihatan kalbunya terarah kepada nama-nama Allah dan sifat-sifatNya. Kesadaran dan penglihatan kalbunya berkelana di taman ma'rifatullah (pengenalan Allah yang paling tinggi). Barang siapa ma'rifat kepada asma-asma Allah, sifat-sifat dan af'al-af'al Allah dengan penyaksian dan kesadaran yang mendalam, niscaya akan dicintai Allah.

6. Menghayati kebaikan, kebesaran dan nikmat Allah lahir dan batin akan mengantarkan kepada cinta hakiki kepadaNya. Tidak ada pemberi nikmat dan kebaikan yang hakiki selain Allah. Oleh sebab itu, tidak ada satu pun kekasih yang hakiki bagi seorang hamba yang mampu melihat dengan mata batinnya, kecuali Allah s.w.t. Sudah menjadi sifat manusia, ia akan mencintai orang baik, lembut dan suka menolongnya dan bahkan tidak mustahil ia akan menjadikannya sebagai kekasih. Siapa yang memberi kita semua nikmat ini? Dengan menghayati kebaikan dan kebesaran Allah secara lahir dan batin, akan mengantarkan kepada rasa cinta yang mendalam kepadaNya.

7. Ketertundukan hati secara total di hadapan Allah, inilah yang disebut dengan khusyu'. Hati yang khusyu' tidak hanya dalam melakukan sholat tetapi dalam semua aspek kehidupan ini, akan mengantarkan kepada cinta Allah yang hakiki.

8. Menyendiri bersama Allah ketika Dia turun. Kapankan itu? Yaitu saat sepertiga terakhir malam. Di saat itulah Allah s.w.t. turun ke dunia dan di saat itulah saat yang paling berharga bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepadaNya dengan melaksanakan sholat malam agar mendapatkan cinta Allah.

9. Bergaul dengan orang-orang yang mencintai Allah, maka iapun akan mendapatkan cinta Allah s.w.t.

10. Menjauhi sebab-sebab yang menghalangi komunikai kalbu dan Al-Khaliq, Allah subhanahu wataala.
Disarikan oleh Muhammad Dzaki Ismail

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

PERKARA PENGHAPUS DOSA


Perkara Penghapus Dosa

Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan pelajaran amat bagus tentang apa saja amalan yang bisa menghapuskan dosa. Penjelasan tersebut begitu ringkas dan sederhana yang semoga dapat menyentuh hati kita sehingga tidak terus berlarut dalam kubangan dosa.

Abul 'Abbas Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,

Dosa dapat terhapus dengan beberapa hal yaitu:

Pertama: Taubat.

Kedua: Istighfar yang tidak tercakup dalam taubat. Sesungguhnya Allah mengampuni dan mengijabahi do'a hamba-Nya walaupun ia hanya beristighfar tanpa menyertakan taubat di dalamnya. Namun jika taubat disertai dengan istighfar, maka itu lebih sempurna.

Ketiga: Amalan sholih yang menghapuskan dosa. Amalan yang lebih bermanfaat adalah amalan yang sifatnya umum maupun khusus (dalam menghapuskan suatu dosa).... Pengampunan dosa di sini diperoleh jika seseorang mengikutkan kejelekan dengan kebaikan. Yang dimaksud hasanaat (kebaikan) adalah sesuatu yang dianjurkan oleh Allah melalui lisan Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam berupa perbuatan, akhlaq dan sifat.

Keempat: Musibah sebagai penghapus dosa. Musibah adalah segala sesuatu yang terasa menyakitkan berupa rasa gelisah, sedih dan rasa sakit yang menimpa harta, kehormatan, jasad atau yang lainnya. Namun musibah ini datang bukan atas kehendak hamba.

Semoga jadi pelajaran berharga.

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

EVERYDAY IS MY BIRTHDAY!


Everyday Is My Birthday!

Begitu bangun tidur, Rasulullah mengajarkan berdoa:

'Alhamdulillaah, alladzie ahyaanaa, ba'da ma amaatana, wa ilaihinnusyuur'

Segala puji bagiMu ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku dan hanya kepadaMu nanti kami semua akan berpulang.


Betapa indah dan dalamnya pesan doa ini, bahwa setiap pagi adalah hari
kelahiran sebagaimana malam adalah malam kematian.
Begitu terlahir kembali yang pertama diucapkan adalah rasa syukur pada Allah
dan kemudian dilanjutkan
dengan shalat Subuh.

Shalat Subuh adalah awal kehidupan baru dimulai.
Apapun yang kita lakukan, kemanapun kaki melangkah tetap yang menjadi
tujuan adalah keridhaan Allah.

Demikianlah, ketika kesadaran batin itu selalu tertuju pada Allah dan selalu
menjaga kondisi itu agar tetap tidak menjauh dari orbit Ilahi, Rasulullah
mengajarkan untuk melakukan shalat Zuhur, Asar, Magrib dan kemudian Isya.

Ritual shalat idealnya lebih dari sekedar peristiwa fisik dan mengulang bacaan doa.
Shalat juga adalah sebuah peristiwa emosional-spiritual ketika raga-diri yang
fitri dan jiwa-ikhlas bertemu Allah Yang Maha Pengasih.
Jiwa, ruh kita sesungguhnya setiap saat selalu ingin memperoleh kedamaian
ketika merasa dekat dengan Yang Maha Damai [QS Ar Ra'du; 13:28]

Sayangnya daya tarik emosi, pikiran dan kenikmatan fisik lebih dominan
sehingga kenikmatan jiwa sewaktu shalat sulit diraih.
Padahal jika kita lebih intens menghayati, maka setiap hari adalah hari kelahiran
dan juga hari kematian.
Setiap hari pula hendaknya kita melakukan pesta tasyakuran dan doa pertobatan pada Allah.

Sungguh manusia terlalu lemah sebagaimana tergambar sewaktu tidur karena
tidak bisa menguasai dirinya sendiri bahkan kita tidak sanggup menentukan
judul mimpi yang kita inginkan.

Selamat berulang hari, semoga panjang dan berkah selalu umurnya.
Everyday is our birthday. Be cheerful and let's share happiness! -

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

HADAPI HIDUP INI APA ADANYA !


Hadapi Hidup Ini Apa Adanya

Kondisi dunia ini penuh kenikmatan,
banyak pilihan, penuh rupa, dan banyak warna.
Semua itu bercampur baur dengan kecemasan dan kesulitan hidup.
Dan, Anda adalah bagian dari dunia yang berada dalam kesukaran.

Anda tidak akan pernah menjumpai
seorang ayah, isteri, kawan, sahabat, tempat tinggal, atau pekerjaan
yang padanya tidak terdapat sesuatu yang menyulitkan.

Bahkan, kadangkala justru pada setiap hal...
Terdapat sesuatu yang buruk dan tidak Anda sukai.
Maka dari itu,

"PADAMKANLAH PANASNYA KEBURUKAN PADA SETIAP HAL ITU
DENGAN DINGINNYA KEBAIKAN YANG ADA PADANYA."
Itu kalau Anda mau selamat dengan adil dan bijaksana.
Pasalnya, betapapun setiap luka ada harganya.

Allah menghendaki dunia ini...
sebagai tempat bertemunya dua hal yang saling berlawanan,
dua jenis yang saling bertolak belakang,
dua kubu yang saling berseberangan,
dan dua pendapat yang saling berseberangan.
Yakni, yang baik dengan yang buruk,
kebaikan dengan kerusakan,
kebahagiaan dengan kesedihan.

Dan setelah itu, Allah akan mengumpulkan...
semua yang BAIK, kebagusan dan kebahagian itu di SURGA.
Adapun yang BURUK, kerusakan dan kesedihan akan dikumpulkan di NERAKA.

"Dunia ini terlaknat, dan terlaknat semua yang ada di dalamnya,
kecuali dzikir kepada Allah dan semua yang berkaitan dengannya,
seorang yang 'alim dan seorang yang belajar,"
begitu hadist berkata.

Maka, jalanilah hidup ini sesuai dengan kenyataan yang ada.
Jangan larut dalam khayalan.
Dan, jangan pernah menerawang ke alam imajinasi.
Hadapi kehidupan ini apa adanya;
kendalikan jiwa Anda untuk dapat
menerima dan menikmatinya!

Bagaimanapun, tidak mungkin semua teman tulus kepada Anda
dan semua perkara sempurna di mata Anda.
Sebab, ketulusan dan kesempurnaan itu bukan ciri dan sifat kehidupan dunia.
Bahkan, isteri Anda pun tak akan pernah sempurna di mata Anda.

Maka dalam hadist,
"Janganlah seorang mukmin mencela seorang mukminah (isterinya),
sebab jika dia tidak suka pada salah satu kebiasaannya
maka dia bisa menerima kebiasaannya yang lain."

Adalah seyogyanya bila kita merapatkan barisan-menyatukan langkah,
saling memaafkan dan berdamai kembali,
mengambil hal-hal yang mudah kita lakukan,
meninggalkan hal-hal yang menyulitkan,
menutup mata dari beberapa hal untuk saat-saat tertentu,
meluruskan kangkah, dan mengesampingkan berbagai hal yang mengganggu

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

ANDA TETAP MULIA BERSAMA COBAAN!


ANDA TETAP MULIA BERSAMA COBAAN!
Tengoklah kanan kiri...
Tidakkah Anda menyaksikan betapa banyaknya orang yang sedang mendapat cobaan,
dan betapa banyaknya orang yang sedang tertimpa bencana?

Telusurilah, di setiap rumah pasti ada yang merintih,
dan setiap pipi pasti pernah basah oleh air mata.

Sungguh, betapa banyaknya penderitaan yang terjadi,
dan betapa banyak pula orang-orang yang SABAR menghadapinya.
Maka Anda bukan hanya satu-satunya orang yang mendapat cobaan.
Bahkan, mungkin saja penderitaan atau cobaan Anda
tidak seberapa bila dibandingkan dengan cobaan orang lain.

Berapa banyak di dunia ini orang yang terbaring SAKIT
di atas ranjang selama bertahun-tahun
dan hanya mampu membolak-balikkan badannya,
lalu merintih kesakitan dan menjerit menahan nyeri.

Berapa banyak orang yang DIPENJARA selama bertahun-tahun
tanpa pernah dapat melihat cahaya matahari sekalipun,
dan ia hanya mengenal jeruji'jeruji selnya.

Berapa banyak orang tua yang harus KEHILANGAN buah hatinya,
baik yang masih belia dan lucu-lucunya,
atau yang sudah remaja dan penuh harapan.

Betapa banyaknya di dunia ini orang yang MENDERITA,
mendapat ujian dan cobaan,
belum lagi mereka yang harus setiap saat menahan himpitan hidup.

Kini, sudah tiba waktu Anda...
untuk memandang diri Anda MULIA bersama mereka
yang terkena MUSIBAH dan mendapat COBAAN.

Sudah tibapula waktu Anda untuk menyadari
bahwasanya kehidupan di dunia ini merupakan PENJARA bagi orang-orang MUKMIN,
tempat kesusahan dan cobaan.

Di pagi hari,
istana-istana kehidupan penuh sesak dengan penghuninya,
namun menjelang senja istana-istana itu ambruk menjadi reruntuhan.

Mungkin saat ini kekuatan masih prima, badan masih sehat,
harta melimpah, dan keturunan banyak jumlahnya.
Namun dalam hitungan hari saja semuanya bisa berubah:
jatuh miskin, kematian datang secara tiba- tiba,
perpisahan yang tak bisa dihindarkan, dan sakit yang tiba-tiba menyerang.

"Dan, telah nyata bagimu bagaimana Kami berbuat terhadap mereka
dan telah Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan."
(QS. Ibrahim: 45)

Sebaiknya Anda MEMPERSIAPKAN DIRI
sebagaimana kesiapan seekor unta berpengalaman
yang akan mengiringi Anda menyeberangi padang sahara.

Bandingkan penderitaan Anda...
dengan penderitaan orang-orang di sekitar Anda
dan orang-orang sebelum Anda,
niscaya Anda akan SADAR...
bahwa Anda sebenarnya lebih beruntung dibanding mereka.
Bahkan, Anda akan merasakan
bahwa penderitaan Anda itu hanyalah duri-duri kecil yang tak ada artinya.
Maka, panjatkan segala PUJIAN kepada Allah atas semua kebaikan-Nya itu,
bersyukurlah kepada-Nya atas semua yang diberikan

Kepada Anda, bersabarlah atas semua yang diambil-Nya,
dan yakinilah kemuliaan Anda bersama orang-orang menderita di sekitar Anda.

Banyak suri tauladan Rasulullah s.a.w. yang perlu Anda contoh.

Syahdan, beliau pernah dilempar kotoran unta oleh orang-orang kafir Makkah,
kedua kakinya dicederai dan wajahnya mereka lukai.
Dikepung dalam suatu kaum beberapa lama...
hingga beliau hanya dapat makan dedaunan apa adanya saja,
diusir dari Makkah, dipukul gerahamnya hingga retak,
dicemarkan kehormatan isterinya, tujuh puluh sahabatnya terbunuh,
dan seorang putera serta sebagian besar puterinya meninggal dunia
pada saat beliau sedang senang-senangnya membelai mereka.

Bahkan, karena terlalu laparnya,
beliau pernah mengikatkan batu di perutnya untuk menahan lapar.

Beliau pernah pula dituduh sebagai seorang penyair (bukan penyampai wahyu Allah),
dukun, orang gila dan pembohong.
Namun, belaiu tetap BERSABAR dan Allah MELINDUNGINYA dari semua itu.
Dan semua hal tadi merupakan COBAAN yang
harus beliau hadapi dan PENYUCIAN JIWA yang tiada tara dan tandingannya.

Sebelum itu,
Nabi Zakariya dibunuh kaumnya,
Nabi Yahya dijagal,
Nabi Musa diusir dan dikejar-kejar,
dan Ibrahim dibakar.

Cobaan-cobaan itu juga menimpa para khalifah dan pemimpin kita;
Umar r.a. dilumuri dengan darahnya sendiri,
Utsman dibunuh diam-diam,
dan Ali ditikam dari belakang.
Dan masih banyak lagi para pemimpin kita
yang juga harus menerima punggungnya penuh bekas cambukan,
dijebloskan ke dalam penjara, dan juga dibuang ke negeri lain.

"Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu akan MASUK SURGA?
Padahal belum datang kepadamu (cobaan)
sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?

Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan,
serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)
sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:
"Bilakah datangnya pertolongan Allah?"
Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
(QS. Al-Baqarah: 214)

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

MENGINGAT ALLAH DENGAN MEMBACA ALAM


Mengingat Allah Dengan Membaca Alam

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal."-QS Ali Imran: 190-

Tsabit Bannani berkata,"Suatu ketika Nabi Daud a.s melewati sebuah lampu penerang yang sedang menyala. Kemudian, dia teringat akan api neraka yang dahsyat. Maka, seketika itu juga dia bergetar dan menjerit dengan keras sehingga tampak anggota badan dan sendi-sendinya akan terputus." Demikianlah di antara akhlak sufi yang mulia. Seorang sufi sejati selalu memandang dunia dengan pandangan iktibar (pelajaran) bukan pandangan syahwat dan rasa senang.

Hatim AlAshamm pernah di tanya,"Kapan salah seorang di antara kita dapat menjadi orang yang selalu mengambil pelajaran?"

Hatim Menjawab,"Apabila orang itu dapat melihat bahwa apapun di dunia akan sirna dan bahwa orang yang memiliki kekayaan dunia juga akan sirna."

Yahya bin Muadz berkata,"Hendaklah pandanganmu terhadap dunia adalah pandangan iktibar, pemanfaatanmu pada dunia adalah keterpaksaan, dan penolakanmu pada dunia adalah pilihan."

Selanjutnya para sufi senantiasa melihat proses penciptaan alam sebagai sarana menuju (Keridhaan) Allah. Mereka selalu membaca berbagai hikmah yang ada di balik alam. Mereka menafakuri semuanya hingga menghasilkan rumusan pengetahuan purna yang berguna bagi kehidupan manusia setelah mereka. Matahari, bumi dan langit di pandang oleh mereka bukan sekadar untuk dinikmati keindahannya, tetapi untuk direnungkan hikmah dibaliknya.

Jika kita menafakuri alam ini dengan pikiran jernih, kita akan menemukan bahwa alam semesta bagaikan bangunan rumah yang menyediakan berbagai perlengkapan yang sempurna. Langit ditinggikan seperti atap, bumi dihamparkan seperti lantai, bintang-bintang ditaburkan seperti lampu, dan barang-barang tambang di perut bumi ibarat kekayaan yang terpendam.
Semua itu disiapkan dan disediakan untuk kepentingan alam itu. Sementara itu, manusia ibarat pemilik rumah yang dianugerahi segala isinya. Berbagai jenis tumbuhan disediakan untuk memenuhi kebutuhannya dan bermacam-macam hewan diberikan untuk menopang kehidupannya.

Allah SWT telah menciptakan langit ini dengan warna yang dapat di pandang mata. Seandainya langit diciptakan dalam bentuk sinar atau cahaya, pasti akan menyakitkan mata orang yang memandangnya.
Warna kebiru-biruan membuat mata manusia bisa menikmati pemandangan langit.. Apalagi ketika malam mengganti siang, dan bintang-bintang serta bulan bercahaya terang, manusia dapat memandang ciptaan Allah. Dan, dalam keindahan langit, manusia dapat menemukan Tuhan, Pencipta jagat raya.

Selanjutnya ketika menyadari keindahan langit, manusia akan merenungkan keindahan tata surya. Perputaran bintang-bintang memberikan petunjuk arah dan waktu kepada manusia.
Ada lintasan-lintasan yang bekas-bekasnya dapat terlihat di barat dan di timur. Ada juga kumpulan bintang yang membentuk rasi tertentu sehingga menjadi petunjuk arah bagi orang yang tersesat. Dengan petunjuk rasi bintang, manusia dapat menemukan arah yang ditujunya.

Keberadaan tata surya langit menjadi dalil yang jelas tentang keberadaan Tuhan yang menciptakannya.
Rancangan langit yang sangat kukuh menunjukkan keluasan ilmu penciptanya. Keteraturannya menunjukkan kehendak penciptanya. Karena itu, Maha suci Allah yang Maha Kuasa, Maha Tahu, dan Maha Berkehendak.

Sebagian ulama menuturkan sepuluh keuntungan dalam memandang langit, Yaitu:

1. Mengingatkan kepada Allah SWT,

2. Memancarkan pengagungan kepada Allah dalam hati,

3. Menghilangkan pikiran buruk,

4. Mengurangi rasa suntuk,

5. Mengendorkan perasaan was-was,

6. Menghilangkan perasaan takut,

7. Memberikan semangat bagi orang yang patah hati,

8. Menghibur orang yang sedang di landa rindu,

9. Memberikan rasa tenteram bagi orang yang sedang jatuh cinta,

10. Kiblat bagi orang-orang yang sedang berdoa.

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

TERAPI PENYAKIT MABUK ASMARA


TERAPI PENYAKIT MABUK ASMARA

Walaupun efek yang ditimbulkan penyakit al-'isyq (mabuk asmara) sangat hebat dan sulit melepaskan diri dari jeratannya namun bukanlah suatu hal yang mustahil apabila penderitanya bisa sembuh dan selamat dari penyakit ini.

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: "Sesungguhnya obat itu mujarab bagi orang yang menerimanya. Adapun orang yang yang mencampuradukkannya niscaya obat itu tidak berguna baginya". Maka orang yang benar-benar ingin sembuh, dia harus berupaya berobat. Namun jika tidak, niscaya penyakit akan tetap bercokol bahkan bisa jadi bertambah parah.

Berikut ini beberapa terapi yang dapat menyembuhkan dari mabuk asmara:

1. Ikhlas kepada Allah. Jika seseorang yang terkena penyakit al-'isyq benar-benar ikhlas dan menghadapkan wajahnya kepada Allah dengan tulus, niscaya Allah akan menolongnya dengan cara yang tiada pernah terlintas di hatinya. Dia akan menyingkirkan segala penghalang menuju jalan taubat.

2. Berdo'a. Merendahkan diri kepada Allah, secara tulus menyerahkan diri kepada-Nya, ikhlas, dan memohon kepada-Nya dengan segala kerendahan agar disembuhkan dari penyakit.

3. Menahan pandangan. Ketika seorang hamba menahan pandangannya maka hati turut menahan syahwat dan keinginannya

4. Banyak berpikir dan berdzikir. Hendaklah setiap orang senantiasa ingat bahwa seluruh perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban. Seharusnya ia berpikir bahwa perbincangan dengan kekasihnya akan ditanyakan nanti di hari kiamat. Hendaklah dia berpikir betapa malu dirinya kelak ketika Allah mencela perbuatannya.

5. Menjauh
dari orang yang dicintainya, sebab memisahkan diri dan menjauh akan mengusir bayangan orang yang dicintai dalam hatinya. Hendaklah ia bersabar menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit pada awalnya. Seiring dengan waktu, seluruh masalah akan menjadi mudah.

6. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Sebab, mabuk cinta adalah karena kesibukan hati yang kosong. Hatinya akan dipenuhi bayang-bayang kekasihnya. Tetapi ketika ia sibuk dengan hal-hal lain maka cintanya akan memudar, rindunya akan hilang dan akhirnya ia dapat melupakannya.

7. Menikah, sebab pernikahan itu mencukupi segalanya, penuh berkah dan menjadi solusi. Jika orang yang dicintainya adalah wanita yang mungkin dinikahinya maka hendaklah ia menikahinya. Jika sulit menikahinya hendaklah memohon kepada Allah untuk memudahkannya. Jika ia tak bisa menikahinya karena sebab-sebab tertentu, maka hendaklah ia bersabar dan memohon kepada Allah agar diberi jalan keluar.

8. Menengok orang sakit, mengiringi jenazah, menziarahi kubur, melihat orang mati, berpikir tentang kematian dan kehidupan setelahnya.

9. Senantiasa menghadiri majelis ilmu, duduk bersama orang-orang zuhud dan mendengar kisah-kisah orang shalih.

10. Memangkas habis ambisi dengan membuang rasa putus asa disertai dengan keinginan keras untuk dapat menundukkan hawa nafsu.

11. Selalu konsisten menjaga sholat dengan sempurna, menjaga kewajiban-kewajiban sholat, baik berupa kekhusyukan dan kesempurnaannya secara lahir dan bathin.

12. Menjaga kharisma agar tidak jatuh kepada kedudukan yang hina dina, tidak jatuh dalam perbuatan yang tercela dan segala bentuk yang dapat menghalangi keutamaan. Orang-orang yang memiliki harga diri tidak pernah mau terikat menjadi budak sesuatu.
Lihat saja, betapa hawa nafsu menyebabkan orang-orang mulia menjadi hina.

13. Menjaga kemuliaan diri, kesucian dan menjaga kehormatannya. Hal ini akan membuat seseorang jauh dari perkara yang akan meruntuhkan harga dirinya ataupun yang akan menjatuhkan martabatnya.

14. Membayangkan cela yang terdapat pada diri orang yang dicintainya. Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: "Sesungguhnya manusia penuh dengan najis dan kotoran. Dan orang yang dimabuk cinta melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Karena cinta, ia tidak dapat melihat aib kekasihnya. Sebab hakikat segala sesuatu dapat disingkap dengan timbangan yang adil. Sementara yang menjadi penguasa atas dirinya adalah hawa nafsu yang zhalim. Itu akan menutupi seluruh cela hingga akhirnya orang yang dilanda cinta melihat kekasihnya yang jelek menjadi jelita. "

15. Memikirkan akan ditinggal pergi orang yang dicintainya, baik ditinggal mati atau ditinggal pergi tanpa keinginannya atau ditinggal karena sudah bosan.
16. Memikirkan akibat perbuatannya. Orang yang berakal adalah orang yang dapat menimbang apakah cintanya itu akan melahirkan kenikmatan ataukah kesengsaraan.

17. Hendaknya orang yang ditimpa ujian seperti ini mengetahui bahwa ujian hidup merupakan sebab munculnya nilai keutamaan seseorang. Jika dia bersabar maka akan tampaklah keutamaannya, sempurnalah kemuliaannya dan derajatnya akan meningkat kepada level yang lebih tinggi.

18. Memikirkan betapa banyak hal-hal yang bermanfaat menjadi luput disebabkan menyibukkan diri dengan cinta seperti ini. Orang-orang yang mulia lebih mengutamakan santapan akalnya, walaupun tabi'atnya berusaha menggiringnya kepada syahwat jasmani.

19. Melihat kondisi para pemabuk cinta. Bagaimana derita yang mereka tanggung. Bagaimana hidup mereka yang dikucilkan oleh masyarakat. Betapa berantakan segala urusan dunia dan akhirat mereka. Bandingkanlah orang-orang yang menghabiskan hidup untuk cinta buta dengan orang-orang yang memiliki cita-cita yang tinggi dan luhur dan keinginan yang kuat.

Demikanlah di antaranya obat-obat yang dapat menangkal dan menyembuhkan penyakit mabuk asmara. Seperti yang telah disebutkan di atas, semua obat ini tidak akan manjur bila yang melakukannya tidak berusaha dengan sungguh-sungguh ingin sembuh dari penyakitnya. Kita bermohon kepada Allah agar menjauhkan kita dari jalan-jalan kehancuran dan membimbing kita kepada kebaikan dunia dan akhirat.
Wallahu a'lam

*Diringkas dari kitab Al-'isyq, Bila Hati Dimabuk Cinta karya Muhammad
Ibrahim Al-Hamd, penerbit Pustaka At Tibyan Solo

8 KEBOHONGAN SEORANG IBU DALAM HIDUPNYA


Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya.
Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas daripenderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah nak,aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu
yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekiat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping saya
dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata
:"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang
dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata: "Minumlah nak, aku tidak haus!" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah
kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim
balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian
memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang
ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "angan menangis anakku,Aku tidak kesakitan" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.


Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.

(Sumber: Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi, Idea Press, Yogyakarta. Hal. 235-238. ISBN 978-6028-686-402)

HATI

"Perumpaman hati adalah seperti bulu yang dibolak-balikkan oleh angin di tanah lapang"


Al-Qalb (hati) adalah cerminan pribadi setiap manusia. Bagaimana ajaibnya hati dapat kita lihat dari ungkapan sehari-hari "Dalamnya laut dapat diduga, dalamnya hati siapa tahu".

Hati menjadi tolak ukur kualitas manusia, seperti terungkap dalam ungkapan-ungkapan berhati emas, berhati baja, dan sebagainya.

Hati juga yang menentukan baik-buruknya akhlak seseorang. Ia menjadi penentu seluruh "keberesan" kerja anggota tubuh manusia, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam,
"Dari 'Amir berkata: Aku mendengar Nu'man bin Basyir berkata, 'Aku mendengar Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ketahuilah bahwa di dalam jasad manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasadnya, jika ia rusak, maka rusak pua seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumal daging itu ialah hati." (Shahih al-Bukhari)

Hati ibarat pisau bermata dua. Ia bisa menjadi organ tubuh yang paling taat pada-Nya atau menjadi organ yang paling suka bermaksiat. Ia mendorong pemilik-Nya untuk mengorbankan jiwa raga demi membela agama atau membujuknya untuk menjadi pecundang. "jika ia baik maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak maka rusak pula seluruh jasad", demikian sabda Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam.
Hati berkuasa penuh atas jasad serta mengendalikannya sesuai keinginannya.

Kalau kita kaji lagi, kata al-Qalb sendiri mengandung beberapa pengertian makna. Secara etimologis, al-Qalb berarti bolak-balik. Hal ini sesuai dengan ciri dari al-Qalb (hati) itu sendiri yang memiliki sifat tidak konsisten dan berbolak-balik (senantiasa berubah-ubah).

Dalam bahsa Arab, istilah al-Qalb sebenarnya digunakan untuk menyebut banyak hal seperti jantung, isi, akal, semangat keberanian, bagian dalam, bagian tengah, dan untuk menyebur sesuatu yang murni (Ahmad Mubarock: Pendakian Menuju Allah) dan bukan digunakan untk menyebut organ tubuh yang kita kenal sebagai hati. Sementara untuk penyebutan organ hati itu sendiri, mereka menggunakan istilah "al-kabid".

Sedangkan al-Ghazali membedakan makna al-Qalb menjadi dua. makna pertama, al-Qalb adalah sepotong daging yang berbentuk buah 'sanubar' yang terletka di bagian kiri dada, di dalamnya terdapat ronga berisi darah hitam. Dalam bahasa Arab, 'sanubar' berarti pohon cemara atau sejenisnya yang mempunyai bentuk seperti jantung manusia.
Kata ini kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi 'sanubari' yang digunakan untuk menunjukkan perasaan hati yang paling mendalam.

Sebenarnya terjemahan yang paling tepat (dalam bahasa Indonesia) untuk kata al-qalb ini adalah jantung. Namun telah menjadi kebiasaan kita mengunakannya untuk menjelaskan tentang perasaan yang ada di dalam hati kita. Thoyyib, secara fisik, hati merupakan salah satu organ tubuh manusia dan hewan yang sangat penting.

Makna kedua, al-qalb adalah (hati) sebuah 'lathifah' (sesuatu yang sangat halus dan lembut, tidak kasat mata, tak berupa dan tak dapat diraba) yang bersifat 'Rabbani Ruhani' (bekaitan dengan sifat Ilahiah/Rabb dan ruh). lathifah tersebtu sesungguhnya adalah jati diri manusia.

Hati bukan hanya dapat merasakan. hati adalah tempat bergantungnya kemunafikan sebagaimana bergantungnya keimanan. Tak jarang rasa sakit hati timbul jika seseorang menyakiti kita. Hati adalah raja. Seluruh jasad adalah pelaksana titah-titahnya. Aktivitasnya tidak dinilai benar jika tidak diniatkan dan dimaksudkan oleh sang hati. di kemudian hari, hati akan ditanya tentang para prajuritnya karena setiap pemimpin itu bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnnya.

Fungsi utama dari hati (dalam pengertian non fisik) adalah sebagai alat untuk memahami realitas dan nilai-nilai seperti yang disebutkan dalam QS. al-Hajj/22: 46

"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telingan yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada."

Dalam ayat tersebut. al-qalb mempunyai potensi yang sama dengan akal. Dengan demikian, al-Qalb dapat memutuskan atau melakukan sesuatu secara sadar. Dari potensi inilah maka yang harus dipertanggungjawabkan manusia kepada Allah SubhanaHu Wa Ta'ala adalah apa yang didasari oleh "al-Qalb".
Wallahu'alam bishawab
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

KUNCI SORGA

KUNCI SORGA

Sesungguhnya kemelaratan, kelaparan, dan segala macam bentuk kesulitan dan ujian lainnya tidaklah punya arti apa-apa dibandingkan ketika kita sukses meraih KUNCI SORGA lalu kita melangkah menuju PINTUNYA dan....... cekreeeck, terbukalah Pintu segala kenikmatan yang abadi selamanya.
******


Tidak seperti biasanya, hari itu Ali bin Abi Thalib pulang lebih sore menjelang asar. Fatimah binti Rasulullah menyambut kedatangan suaminya yang sehari suntuk mencari rezeki dengan sukacita. Siapa tahu Ali membawa uang lebih banyak karena kebutuhan di rumah makin besar.

Sesudah melepas lelah, Ali berkata kepada Fatimah.
"Maaf sayangku, kali ini aku tidak membawa uang sepeserpun."Fatimah menyahut dengan senyum manisnya, "Memang yang mengatur rezeki tidak duduk di pasar, bukan? Yang memiliki kuasa itu adalah Allah Ta'ala." "Terima kasih," jawab Ali.
Matanya memberat lantaran istrinya begitu tawakal. Padahal persediaan dapur sudah ludes sama sekali. Tapi Fatimah tidak menunjukan sikap kecewa atau sedih.

Ali lalu berangkat ke masjid untuk menjalankan salat berjama'ah.
Sepulang dari sholat, di jalan ia dihentikan oleh seorang tua. "Maaf anak muda, betulkah engkau Ali anaknya Abu Thalib?"

Áli menjawab heran. "Ya betul. Ada apa, Tuan?''

Orang tua itu merogoh kantungnya seraya menjawab, "Dahulu ayahmu pernah kusuruh menyamak kulit. Aku belum sempat membayar ongkosnya, ayahmu sudah meninggal. Jadi, terimalah uang ini, sebab engkaulah ahli warisnya."

Dengan gembira Ali mengambil haknya dari orang itu sebanyak 30 dinar.
Tentu saja Fatimah sangat gembira memperoleh rezeki yang tidak di sangka-sangka ketika Ali menceritakan kejadian itu. Dan ia menyuruh membelanjakannya semua agar tidak pusing-pusing lagi merisaukan keperluan sehari-hari.

Ali pun bergegas berangkat ke pasar. Sebelum masuk ke dalam pasar, ia melihat seorang fakir menadahkan tangan, "Siapakah yang mau menghutangkan hartanya untuk Allah, bersedekahlah kepada saya, seorang musafir yang kehabisan bekal di perjalanan." Tanpa pikir panjang lebar, Ali memberikan seluruh uangnya kepada orang itu.

Ketika Ali pulang, Fatimahpun keheranan melihat suaminya tidak membawa apa-apa, Ali menerangkan peristiwa yang baru saja dialaminya. Fatimah, masih dalam senyum, dan berkata, "Keputusan kanda adalah yang juga akan saya lakukan seandainya saya yang mengalaminya. Lebih baik kita menghutangkan harta kepada Allah daripada bersifat bakhil yang di murkai-Nya, dan menutup pintu surga buat kita."

Subhaanallah !
Sahabat, kapasitas kita mungkin belum mampu seperti Sahabat Ali bin Abi Thalib atau Sahabat Rosulullah lainnya yang memandang harta dan kekayaan hanya sebagai SARANA INVESTASI untuk mendapatkan KUNCI SORGA. Sedangkan kita masih selalu berfikir dan mungkin terus berusaha bagaimana memiliki investasi untuk mendapatkan KUNCI RUMAH, KUNCI MOBIL atau Kunci-Kunci yang lain.

Namun betapa pentingnya Kunci Rumah atau Kunci Mobil dalam kehidupan kita saat ini, janganlah kita lupa untuk berusaha mendapatkan KUNCI SORGA dengan selalu menyisihkan Investasi dari yang tersisa yang ada ditangan kita, karena Allah Yang Maha Penyayang tidak pernah memandang sebelah mata atas kecilnya investasi kita jika kita dasari dengan totalitas KEIKHLASAN.

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

PASANGAN

Pasangan
⌒╮ ★
╭⌒╮★●
~ ︶ ︶ ~~ ~
︶︶ ~︶

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." (QS Ar Rum : 21)


Sahabat Hikmah...
Dalam memilih pasangan dan berkeluarga
Tentu kita ingin mendapatkan yang terbaik.

Tetapi kadang kita hanya ingin mempunyai pasangan yang terbaik.
Tetapi diri kita belum baik...

Apakah kita akan mendapatkannya ?
Padahal yang namanya PASANGAN harus SESUAI satu dengan lainnya.

"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah." ( QS Adz Dzariyaat : 49)

Masalah jodoh sudah ditentukan oleh Allah.
Bila kita baik, maka pasangan kitapun akan baik.
Bila kita tidak baik, maka pasangan kitapun akan tidak baik pula.

Laki-laki yang sholeh menjadi pasangan wanita yang sholehah.
Wanita yang sholehah menjadi pasangan laki-laki yang sholeh.

Tidak mungkin laki-laki sholeh memilih isteri yang masih mengumbar aurat.
Dan tidak mungkin wanita sholehah akan memilih suami yang tidak sholat.

LEBAH yang baik akan mendatangi BUNGA yang banyak madunya.
LALAT yang paling menjijikkan akan mendatangi BANGKAI yang sudah busuk baunya.

Jadi marilah perBAIKi diri, niscaya pasangan kitapun akan BAIK.

Jadilah wanita sholehah dan laki-laki sholeh,
niscaya pasangan kita pun akan sama.
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)." (QS An Nur:26)

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

KATA-KATA POSITIF

Kata-Kata Positif

Ada seorang perempuan yang bersuamikan koki, begitu pandainya sang suami memasak sehingga selalu menemukan kelemahan istrinya dalam memasak. Selalu ada komentar tajam dan pedas yang ia lontarkan. Sampai istrinya malas dan berhenti memasak. karena suatu musibah, suaminya meninggal dunia dan perempuan itu menikah lagi dengan karyawan disebuah perusahaan swasta.


Suatu hari istrinya bertanya, 'Pak, bagaimana masakanku?' Sang suami memuji bahwa seumur hidupnya baru kali ini makan makanan yang terenak didunia. Setiap kali hendak berangkat kerja suaminya selalu mengatakan, 'Mama, aku selalu ingin pulang cepat karena mau menikmati masakan mama.' Pujian itu semakin membuat istrinya gemar memasak. Sampai akhirnya membuat restaurant yang terkenal dengan masakan yang enak tiada duanya.

Teman, tutur kata yang positif akan mendorong kita dan memberikan kepercayaan diri.
Sudah sepatutnya kita untuk bertutur kata yang baik dan positif untuk memberikan motivasi dan semangat untuk orang-orang yang ada disekeliling kita untuk meraih impian. Kata-kata yang positif adalah anugerah yang terindah yang mampu merubah dunia menjadi lebih lebih baik.

Bertutur katalah yang baik atau diam (HR. Muslim).

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬