Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Pantun. Tampilkan semua postingan

KU TUNGGU PINANGANMU

Kiriman dari seorang Ukhty (Ku Tunggu Pinanganmu)

Akhy..
Jangan engkau puja puji kami bila pujianmu hanyalah janji-janji yang tak menentu. Hanya membuatku terlena dan terbuai hingga kami lupa bahwa kita sedang bermaksiat. Kau puji diriku, tapi kau hanya ingin membuatku tersenyum dan makin terbuai rayuanmu. Tidak.. tidak akhy, kami ingin kau puji setelah kau halal bagiku. Maka datangilah waliku akhy.. ku tunggu pinanganmu..

Akhy..
Tak akan kami langgar iffah ku dengan ajakan khalwat dari mu. Engkaupun sebenarnya tahu, hal itu hanya akan menimbulkan badai kelabu yang membuat kita tak berdaya karna pihak ketiga yang tak lain syetan yang ada di dekat kita. Maka datangilah waliku akhy.. Ku tunggu pinanganmu..

Akhy..
Jagalah sikapmu pada kami, maka akan kami jaga sikapku padamu, kami lemah akan sanjunganmu. Kecintaan ini ingin kami persembahkan kelak untuk suami, cinta nan kasih ini yang akan kami tuai untuk mencari ke ridhoan suami kelak. Jadi bagaimana mungkin kami mencinta pada hal yang tidak halal bagi kami, tentu Allah tak akan pernah ridha pada kami. Maka datangilah waliku akhy.. Ku tunggu pinanganmu..

Akhy..
Jilbabku untuk melindungi kehormatan kami, santun kami untuk menjaga iffah . Jangan kau lenakan kami agar kami lepas kehormatan di hadapanmu sebelum engkau halal bagi kami. Kami ingin engkau ikut menjaga kehormatan kami dengan menjaga kami, bukan malah membawa pada kenistaan. Agar kau mampu menjaga kami secara utuh, Maka datangilah waliku akhy.. Ku tunggu pinanganmu..

Akhy..
kami memang tak sesempurna Aisyah dalam kecerdasan nya ataupun Fatimah dengan kelembutannya. Tapi kami akan berusaha cerdas layaknya Aisyah dalam naunganmu dan kami akan berusaha selembut Fatimah dalam menenangkanmu. Maka datangilah waliku akhy.. Ku tunggu pinanganmu..

Akhy..
Kau memang tak sehebat Ali ataupun sekuat Umar, tapi kau akan menjadi hebat layaknya Ali ketika kau menjaga kami dalam kelemahan kami dan kau akan sekuat Umar agar kami tidak selalu menjadi tulang yang bengkok. Kami butuh imam yang bisa menjaga ke imanan, bukan yang mebawa kami pada jurang maksiat. Maka datangilah waliku akhy.. Ku tunggu pinanganmu..

Sungguh, kami memang tidak mampu menahan kala kami jatuh hati, tapi kami tak akan mengobral pesona kami hanya karena cinta yang menuntut nafsu pada keramahan syetan pada kami. Bukanlah jatuh cinta bila kau ajak kami pada kemaksiatan.

Bila kau memang jatuh cinta pada kami, jangan kau bebankan deritamu pada hati yang akan menuntutmu untuk berbuat nista. Izinkan kami menjaga hatimu, agar kita bisa menjelang bersama Jannah-Nya. Maka datangilah waliku akhy.. Ku tunggu pinanganmu..

"Wahai jika engkau memiliki cinta! Dan telah terdorong dengan kerinduan Maka anggaplah jarak perjalanan itu dekat Karena kecintaan dan kerelaanmu pada penyeru Ketika mereka menyeru..!! Maka katakanlah, kami penuhi panggilanmu. Seribu kali dengan sempurna Janganlah kau berpaling Hanya karna melihat gerimis Jika engkau melihatnya" (Fii Zilalil Mahabbah)


Semoga Bermanfaat...

UNTUKMU IKHWAN

Untukmu Ikhwan

Bismillah...

Ikhwan.. Oh Ikhwan...
Parasmu sungguh rupawan
Sikapmu begitu sopan.
Bikin ukhty pada kagak bisa jaga pandangan.
Tiba-tiba kau bilang cinta padanya wan.
Kau bilang ingin ta'arufan.

Tapi kenapa kau tak bisa menjaga izzah wan.?
Ta'aruf kok sering sms dan telphonan.
Bukan nanyain hal yang darurat malah becanda gak karuan.
Malah bilang sayang sampe mesra kaya udah halal aja Wan.

Ikhwan oh Ikhwan..
Di ingatkan malah mengeluarkan jurus seribu alasan.
Katanya cuma lewat telphone gak nyampe sentuhan.
Obrolannya pun yang sopan- sopan.
Dalam Islam pun tak ada dalil yang menyatakan secara langsung haramnya pacaran.
"Dan Janganlah kamu mendekati Zina" itu gak cukup ya Wan.?

Ikhwan Oh Ikhwan...
Bahasa Arabmu pinter ciri anak pesantrenan.
Ilmu mu tak sedkit ya Wan.?
Tapi nafsu kau perturutkan, ilmu jadi terlupakan.

Ikhwan oh Ikhwan...
Ingatlah Wan..
Wanita adalah fitnah terbesar untukmu.

Ukhty oh ukhti...
Jilbabnya indah bak bidadari.
Senyumnya manis menawan hati.
Bikin ikhwan gak bisa nahan diri.
Buat ngungkapin "ana uhibbuki ya ukhty.."

Tapi kenapa malumu tak bisa kau pertahankan ukhty.?
Ikhwan baru kenal langsung kau ladeni.
Terjerat rayuan ikhwan yang ngajak Ta'arufan.
Di mintai nomor telphone langsung kau berikan.
Di sms senengnya bukan kepalang.
Di telphone malah keenakan.
Ukhty.. oh Ukhty...
Sadarkah.? Dia belum menjadi kekasih halalmu. Keberadaanya belum mendapat ridha dari Rabb-Mu.
Dia rajin menelponmu.
Apakah kau tak malu.?
Bukan padaku, tapi Pada Allah yang Maha Melihat.

Ukhty Oh Ukhty...
Pandai-pandailah menjaga izzah.
Hati ini adalah milik Allah.
Dan menjaga hati ini adalah amanah.

Duhai Ikhwan sejati..
Jika kau mencintaiku,
tak perlu mendekatiku,
tak perlu merayuku,
tak perlu mengucapkan kata-kata mesramu.
Simpan saja semua itu untuk kekasih halalmu nanti.
Cukuplah kau mencintai-Nya dengan sepenuh hati.
Karena dengan cinta-Nya pula aku akan mencintaimu karena- Nya.

Duhai akhwat sejati..
Tak usah terbuai dengan rasa cinta.
Tak perlu tergoda bila ada yang mendekat.
Tak perlu terlena dengan rayuannya.
Tak perlu terhanyut oleh kata- kata mesranya.
Jagalah hatimu untuk kekasih halalmu..
Cukuplah kita mencintai Allah dengan segenap hati.
Karena dengan Cinta-Nya pula kita akan di cintai oleh Pangeran yang mencintai kita karena-Nya.

"Laki-laki yang baik untuk Wanita yang baik...."

Ya Allah......... kurniakanlah kepada kami cinta terhadap-Mu dan Cinta kepada mereka yang mencintai-Mu, dan apa saja yang mendekatkan kami kepada cinta-Mu, dan jadikanlah cinta-Mu itu lebih berharga bagi kami dari pada air yang sejuk bagi orang yang dahaga"

Untuk Sahabat Fillah.

OH AKHWAT

Oh Akhwat

Oh.. Akhwat..!
Wanita anggun pembasmi maksiat
Busananya rapi menutup aurat
Paling anti pake pakaian ketat..
Katanya sich, ini salah satu ciri muslimah yang taat.

Oh.. Akhwat..!
Rajin mengaji dan tahajjud dimalam yang pekat.
Alasannya, biar selamat dunia dan akhirat.
Ngga lupa dia doa dan munajat
Agar mendapat teman sejati dalam waktu cepat.

Oh.. Akhwat..!
Aktivitasnya begitu padat.
Kuliah, organisasi sampe-sampe sehari 3x ngikutin rapat.
Ada juga yang ngajar TPA dan ngajar privat
Demi Allah, semua dilakukan dengan semangat.

Oh.. Akhwat..!
Tapi hari ini kok seperti kurang sehat.?
Badan lesu dan muka keliatan pucat.
Jalannya lunglai dibawah terikan matahari yang menyengat.
Ooo.. ternyata dia, magh-nya lagi kumat
(Abis.. waktu sarapan cuma makan sepotong kue donat. )

Oh.. Akhwat..! Banyak juga yang berjerawat. Dari yang kecil-kecil sampe yang segede tomat.
Padahal sudah nyobain semua sabun dan juga obat
(Sabar.. sering wudhu' lama2 juga hilang, Wat.!)

Oh.. Akhwat..!
Sering betul kirim SMS buat para sahabat,
Isinya kalo ngga ngundang syuro, ya.. ngasih tausiyah atau nasehat.
Walau kadang terasa bikin pulsa ngga bisa hemat.

Oh.. Akhwat..!
Seneng banget kalo makan coklat...
Nggak sadar kalo gigi udah pada berkarat,
Gara-gara sebulan sekali baru disikat.
(Hiii... jorok nian kau, Wat.!)

Oh.. Akhwat..!
Paling seru waktu kumpul sesama akhwat
ngobrolin dakwah sampe hal-hal yang kadang kurang manfaat.
Apalagi kalau sudah pada saling curhat,
Bisa-bisa air mata mengalir begitu lebat.
(Wiih, curhat apaan tuh, Wat.!?)

Oh.. Akhwat..!
Paling berani kalo diajak debat,
siap bertahan sampe lawan bicaranya mulai sekarat,
1 jam.. 2 jam.. 3 jam.. Wuiih dia masih kuat..!
4 jam..? Woy berenti.!
waktunya sudah masuk sholat..!!

Oh.. Akhwat..!
Sore-sore makan soto babat
Makannya rame-rame bareng temen satu liqo'at..
Maklum, hari itu ada yang baru punya hajat baru wisuda.
Walaupun wisudanya bareng adek2 tingkat

Oh.. Akhwat..?
Nonton konser Izzis sambil lompat-lompat
tak terasa badan mulai capek dan mulai berkeringat,
sampai nggak sadar kalo ada copet yang mulai mendekat. (Tenang.! Si Ukhty kan sudah belajar silat..!!)

Akhwat... Akhwat...
Pergi kuliah di hari Jum'at
buru- buru karena takut datangnya telat
padahal hawa kantuk masih terasa melekat
gara-gara Facebook-an tengah malem sampe jam 1-lewat.
(So.. What gitu Wat..?!)

Oh... Akhwat..!
Banyak yang nggak mau dimadu, apalagi jadi istri ke empat
(Waduh, kalau yang ini ane nggak berani nerusin, Wat..!)

Oh.. Akhwat..! Mau lebaran bantuin ibu buat ketupat,
hati gembira karena mau ketemu sanak kerabat.
Tapi kesel saat di tanya "Lebaran ini masih sendiri, Wat..?

Oh.. Akhwat..! Berharap sang pangeran datang tidak terlambat
untuk menjemput ke hidup baru yang penuh rahmat.
Namun apa daya saat proses ta'aruf jadi tersendat
gara-gara sang Ikhwan, malah akhirnya ngurungin niat.
(H u u u.. reseh banget tuh Ikhwan, Wat..!)

Oh.. Akhwat..!
Masih banyakkah yang seperti Fatimah Binti Muhammad.?
Yang memilih pendamping bukan karena harta, tahta dan martabat,
atau hanya tertarik pada gemerlap dunia yang sesaat.?
Tapi Agama dan Akhlak itulah yang ia lihat.

Wah.. kalau ada ane pesen satu Wat..!
peace (Please dong akh, Wat..!)
Oh.. Akhwat..!
Hidup memang tak selamanya nikmat
kadang ringan kadang juga terasa berat.
Tapi teruslah Istiqomah kau di setiap saat,
karena engkaulah bidadari harapan Ummat.!

Maaf ya Wat..! Kalau ada kata-kata salah yang didapat.
Maklum, yang buat bukannya Akhwat..

Udah dulu ya wat..
yang buat matanya dah lima wat,
dan jempol rasanya dah gak kuat
Hehe.. (what?... ^_^

SALAM UKHUWAH FILLAH

PANTUN WONG JOWO


Pantun Wong Jowo

Mlaku-mlaku ning Malioboro
Menawi sayah numpak becak luwih sekeca
Sugeng riyadi kagem panjenengan sedaya
Sagung kalepatan nyuwun diparingi pangapura

Gunung Merapi rupane biru
dicedaki dadi ijo wit-witan cemara
Menawi kula gadhah keliru
nyuwun agenging samudra pangapura

Numpak andhong ning Kotagedhe,
tuku ali-ali kagem eyang putri.
Bilih aku nduwe luput gedhe,
nyuwun kawelasan sampean ampuni.

Gunung Merapi, Gunung Merbabu,
tansah jejer kaya sedulur kembar
Aku sing wis tau nglaraake atimu
njaluk samudra pangapuramu kang jembar

Nagara tentrem amarga para satria pinandhita,
bengi shalat tahajud, awan sregep makarya.
Sugeng riyadi, sedaya kalepatan kula nyuwun pangapura
Latihan pasa sewulan mugi kita dados manungsa takwa

Srengenge Idul Fitri anggawa pangarep-arep,
silaturahim kanggo lantaran rumakete ati.
Kita sedaya caos pangapura kanthi mantep
nglaleake kalepatan liyan gawe tentreme ati

Ning gunung ketur tuku bolah,
kanggo ndodomi sajadahe simbah
Dudu salahmu sing gawe susah,
nafsu amarahku sing gawe bubrah.

Menek wit pelem ora kudu ahli,
jalaran duwure ranganti rong meter
Sugeng riyadi Idul Fitri,
donga-dinonga kita satya ning dalan bener

Udan-udan ngeyup ngisor wit gedhang,
wegah sangu payung amarga ngrepoti
Pangapura sampeyan kulo gadang-gadang
kita raketke pasederekan ing dina riyadi.

Bayi lahir mestine nangis,
gawe gila nek ngguyu mringis.
Lebaran sungkem wongtuwo ojo lali
kang ngrumat awakmu wiwit bayi

Gulu banyak dowi banget,
dianggo nyosor sikile cah nakal.
Salahku marang awakmu akeh banget
dina riyadi nyuwun salahku diparingi halal

Gudheg Wijilan kondang ning Jakarta
Gudheg areh rasane enak tenan
Kula caos sugeng hari raya
Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan

Pitik kate rupane putih
Pitik alas rupane coklat
Idul Fitri ati manungsa bali putih
hawa-nafsu dikendali kanthi tobat

Pinggir ratan Imogiri dodol kupat lebaran,
mbiyen Pakdhe sing ngajari gawe nam-naman
Lebaran kesempatan golek tambahan
ora kudu ngentekke duwit celengan

Kulak klambi ning Beringharjo
kanggo di sade meneh ning ndesa
Lebaran kula tambah pametu artha
amarga warung akeh sing blanja

Gunung Imogiri papan rekreasi
sade selendang mbok menawa payu
Lebaran sedaya lepat nyuwun diampuni
mugi-mugi kita sedaya tansah rahayu

Dudu sanak dudu kadang
nek kepentung prayoga dicaosi pitulung
Lebaran kula sowan eyang
dosa kalangkung nyuwun diparingi ampun

Mbok Setro bakul tempe
gawe sehat wong sak erte
marga tempe akeh proteine
Lebaran ora kudu ganti hape
sing penting kendali diri ora nggape
hawa-nafsu sing nggugu karepe dewe

Gundul-gundul pacul maculi kalen
ngresiki sampah ben ora mbunteti ilen
Gawe bludrek menawi luputku di simpen,
langkung sekeca menawi kersa maringi pangapunten

Ing dina fitri punika
sampun lepas mantol kula
sampun mengkup payung kula
sampun ndaplang tangan kula
siap klebus diudani pangapura
saking ati andika ingkang sajembar samudra
sudi haparing hapunten sedaya kaluputan kula
Tan kena udan pangapura andika reda
sakdurunge nglunturake sakabehe dosa
Tan kena srengenge ngetokke sinarira
sakdurunge luput kula klentir ing banjir pangapura.

Macan tutul ngoyak menjangan,
pratanda hukum keseimbangan alam,
cacah menjangan disuda ben ora rebutan pangan.
Dina lebaran kula nyuwun kawelasan,
panjenengan ingkang kagungan ati jembar kaya lapangan,
sudi maringi kula pangapura tumrap sadaya kalepatan.

Naliko burung hantu pada dipulut,
tikus-tikus merajalela marga ora ana sing nyaut.
Dina lebaran kawula nyuwun hapus sedaya luput,
sakwise pasa mugi-mugi amalan kita mboten surut.

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

KOLEKSI TERBAIK PANTUN AGAMA


Koleksi Terbaik Pantun Agama

Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan

Halia ini tanam-tanaman
Ke barat juga akan rebahnya
Dunia ini pinjam-pinjaman
Ke akhirat juga akan sudahnya

Redup bulan nampak nak hujan
Pasang pelita sampai berjelaga
Hidup mati di tangan Tuhan
Tiada siapa dapat menduga

Belatuk di atas dahan
Terbang pergi ke lain pokok
Hidup mati ditangan Tuhan
Kepada Allah kita bermohon

Daun tetap di atas dulang
Anak udang mati dituba
Dalam kitab ada terlarang
Perbuatan haram jangan dicoba

Terang bulan terang bercahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jikalau hendak hidup bahagia
Beramal ibadat sebelum mati

Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat jasad tidak sembahyang

Kulit lembu celup samak
Mari buat tapak kasut
Harta dunia janganlah tamak
Kalau mati tidak diikut

Banyaklah masa antara masa
Tidak seelok masa bersuka
Meninggalkan sembahyang jadi biasa
Tidak takut api neraka?

Dua tiga empat lima
Enam tujuh lapan sembilan
Kita hidup takkan lama
Jangan lupa siapkan bekalan

Kalau Tuan pergi ke Kedah
Singgah semalam di Kuala Muda
Sembahyang itu perintah Tuhan
Jika ingkar masuk neraka

Ramai orang menggali perigi
Ambil buluh lalu diikat
Ilmu dicari tak akan rugi
Buat bekalan dunia akhirat

Pak Kulup anak juragan
Mati diracun muntahkan darah
Hidup di dunia banyak dugaan
Kepada Allah kita berserah

Letak bunga di atas dulang
Sisipkan daun hiasan tepinya
Banyak berdoa selepas sembahyang
Mohon diampun dosa di dunia

Encik Borhan seorang kerani
Terkemut-kemut bila meniti
Tinggalkan sembahyang terlalu berani
Sepertii tubuhnya takkan mati

Sayang-sayang buah kepayang
Buah kepayang hendak dimakan
Manusia hanya boleh merancang
Kuasa Allah menentukan

Masa berada di Pulau Jawa
Rakan diajak pergi menjala
Maha Berkuasa jangan dilupa
Kuasa Allah tidak terhingga

Nyiur mudah luruh setandan
Diambil sebiji lalu dibelah
Sudah nasib permintaan badan
Kita di bawah kehendak Allah

Kemuning di dalam semak
Jatuh melayang ke dalam paya
Meski ilmu setinggi tegak
Tidak sembahyang apa gunanya?

Harimau belang turun sekawan
Mati ditikam si janda balu
Ilmu akhirat tuntutlah tuan
Barulah sempurna segala fardu

Kera di hutan terlompat-lompat
Si pemburu memasang jerat
Hina sungguh sifat mengumpat
Dilaknat Allah dunia akhirat

Anak ayam turun sepuluh
Mati seekor tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Minta doa kepada Tuhan

Anak ayam turun sembilan
Mati seekor tinggal lapan
Duduk berdoa kepada Tuhan
Minta Allah jalan ketetapan

Anak ayam turun lapan
Mati seekor tinggal tujuh
Duduk berdoa kepada Tuhan
Supaya terang jalan bersuluh

Anak ayam turunnya lima
Mati seekor tinggal empat
Turut mengikut alim ulama
Supaya betul jalan makrifat

Anak ayam turunnya lima
Mati seekor tinggal empat
Kita hidup mesti beragama
Supaya hidup tidaklah sesat

Tuan Haji memakai jubah
Singgah sembahyang di tengah lorong
Kalau sudah kehendak Allah
Rezeki segenggam jadi sekarung

Bulu merak cantik berkaca
Gugur sehelai ke dalam baldi
Jika tak banyak kitab dibaca
Jangan mengaku khatib dan kadi

Inderagiri pasirnya lumat
Kepah bercampur dengan lokan
Sedangkan nabi kasihkan umat
Inikan pula seorang insan

Anna Abadi pergi berenang
Sambil berenang berdondang sayang
Jika hidup dikurnia senang
Jangan lupa tikar sembahyang

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

PANTUN ROMANTIS DAN CINTA


Pantun Romantis dan Cinta

Uah berangan masaknya merah,
Kelekati dalam perahu;
Luka di tangan nampak berdarah,
Luka di hati siapa yang tahu.

Burung kakatua
hinggap dijendela
Siapa yang jatuh cinta
pasti cemburu buta

Dari jauh pohon randu
Dari dekat pohon jambu
Dari jauh aku rindu
Dari dekat aku malu

Disana gunung disini gunung
Ditengah tengah gunung berapi
Kesana bingung kesini bingung
Itulah namanya jatuh hati

Anak unta siapa yang punya
Menangis iba kehilangan ibu
Bila cinta sudah menyapa
Rindu mulai membara dikalbu

Mulanya duka kini menjadi lara
Teman tiada hanyalah sendu
Bila rindu mulai membara
Itulah tanda cinta berpadu

Hati berdetik dalam cahaya,
Seperti belati menikam dada
Cinta abadi kekal selamanya
Musim berganti tapi wajah takkan lupa

Cinta datang tak berwaktu
Perasaan senang, sedih dan pilu tak menentu
Semua hadir tanpa permisi
Untuk mencoba mengisi hati

Hati-hati minum digelas
Kalau terlepas pecahlah nanti
Cinta hati selalunya ikhlas
Cinta buta yang makan hati

Cinta tak memandang bulu
Cinta juga tak mengenal waktu
Rasakan cinta dihatimu
Betapa indah mengikis kalbu

Ke cimanggis membeli kopiah
Kopiah indah kan kau dapati
Begitu banyak gadis yang singgah
Hanya dinda yang memikat hati

Jika aku seorang pemburu
Anak rusa kan kudapati
Jika dinda merasa cemburu
Tanda cinta masih sejati

Jalan-jalan ke kota paris
Banyak rumah berbaris-baris
Biar mati diujung keris
Asal dapat dinda yang manis...

Dari mana punai melayang
Dari paya turun ke padi
Dari mana datangnya sayang,
Dari mata turun ke hati.

Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Tuan jauh di negeri satu,
Hilang di mata di hati jangan.

Pantun Agama

Kalau tuan jalan ke hulu,
Carikan saya bunga kemboja;
Kalau tuan mati dahulu,
Nantikan saya di pintu syurga

Awan kabut di batang melengkung
Aku sambut dengan assalamu'alaykum

Udara pengap dibatang pohon salam
Aku jawab wa'alaykumsalam

Terluka hati karna kata udah biasa
Namun terluka karna usia sungguh asa
Bila kata dianggap tak bermakna
Tapi usia adalah segalanya

Papua tanah impian jiwa
Kubermimpi melayang terbang kesana
Teman sehati selalu bersua
Karena tak bisa terpisahkan begitu saja

Sunggulah indah si burung pipit
Terbang yang tenang si burung dara
Bila ku tahu bercinta sakit
Takkan ku mulai dari semula

Halia ini tanam-tanaman
Ke barat juga akan condongnya
Dunia ini pinjam-pinjaman
Akhirat juga akan sungguhnya.

Pantun Gombal

Pergi belayar ke tanah jawa
Lalu mendarat di pirangan
Kalo boleh abang bertanya
Adik manis siapa gerangan

Buah semangka buah duren,
Ga nyangka gue keren

Walaupun subuh sudah terbit
Hari menjelang siang
Walaupun tubuh dada adik yg sakit
Kanda siap menikahi dinda tersayang,,,

Jalan jalan ke indonesia
Jangan lupa mampir ke bandung
Banyak cwok di dunia
Hanya satu yang ku sayang

Kalau anda punya keris
Coba tusukan ke ikan hiu
Kalau anda tau bahasa inggris
Apa arti i love you

Pantun Humor dan Pantun Lucu

Cinta adalah buta...
Buta adalah cinta...

Ketik C spasi D...
cape D...

Ati2x membeli rokok
Karena rokok panjang2x
Hati2x memilih cowok
Karena cowok mata keranjang

Pohon randu berbuah mengkudu
Dipetik dari hutan bambu
Siapa yang mau sama kamu
Karena kamu ketiaknya bau, he he...

Ambil gelas
lempar ke kebo
Ga jelas bro

Buah nangka
buah bolok...
Gak nyangka
kamu goblok..

Kue Bolu...
Kue coklat...
Kue pandan..
Kue Pudding...
Kalau dimakan pazty enak........

Jus Jeruk...
Jus Mangga...
Jus Alpuket...
Jus Stawberri...
Itulah nama jus2an....


Liat nenek gendong cucu
Sory ngak lucu

Maen raket pakek cemes
Ada monyet baca sms

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

PANTUN JENAKA


PANTUN JENAKA
sumber wikipedia Bahasa Indonesia.


Dimana kuang hendak bertelur
Diatas lata dirongga batu
Dimana tuan hendak tidur
Diatas dada dirongga susu

Elok berjalan kota tua
Kiri kanan berbatang sepat
Elok berbini orang tua
Perut kenyang ajaran dapat

Sakit kaki ditikam jeruju
Jeruju ada didalam paya
Sakit hati memandang susu
Susu ada dalam kebaya

Naik kebukit membeli lada
Lada sebiji dibelah tujuh
Apanya sakit berbini janda
Anak tiri boleh disuruh

Orang Sasak pergi ke Bali
Membawa pelita semuanya
Berbisik pekak dengan tuli
Tertawa si buta melihatnya

Jalan-jalan ke rawa-rawa
Jika capai duduk di pohon palm
Geli hati menahan tawa
Melihat katak memakai helm

Limau purut di tepi rawa,
Buah dilanting belum masak
Sakit perut sebab tertawa,
Melihat kucing duduk berbedak

Ketika perang di negeri Jerman
Ramai askarnya mati mengamuk
Rangup gunung dikunyah kuman
Lautan kering dihirup nyamuk

Ada buah manggis
Ada juga buah anggur
Awalnya romantis
Pas tekdung malah kabur

Jalan-jalan ke pinggir empang
Nemu sendok dipinggir empang
Hati siapa tak bimbang
Situ botak minta dikepang

Anak cina menggali cacing
Mari diisi dalam tempurung
Penjual sendiri tak kenal dacing
Alamat dagangan habis diborong

Biduk buluh bermuat tulang
Anak Siam pulang berbaris
Duduk mengeluh panglima helang
Melihat ayam bercengkang keris

Buah jering dari Jawa
Naik sigai ke atas atap
Ikan kering lagi ketawa
Dengar tupai baca kitab

Pohon manggis di tepi rawa
Tempat datuk tidur beradu
Sedang menangis nenek tertawa
Melihat datuk bermain gundu

Ceduk air di dalam perigi
Timbanya bertangkaikan suasa
Jikalau kucing tak bergigi
Alamat tikus berjoget berdansa

Anak dara Datuk Tinggi
Buat gulai ikan tilan
Datuk tua tak ada gigi
Bila makan kunyah telan

Berderak-derak sangkutan dacing
Bagaikan putus diimpit lumpang
Bergerak-gerak kumis kucing
Melihat tikus bawa senapang

Pokok pinang patanya condong
Dipukul ribut berhari-hari
Kucing berenang tikus berdayung
Ikan di laut berdiam diri

Orang menganyam sambil duduk
Kalau sudah bawa ke balai
Melihat ayam memakai tanduk
Datang musang meminta damai

Ikan hiu makan badak, i love u mendadak...

Ikan paus makan pecel, i miss u girl...

Buah jeruk buah kedondong......
Mbah ikutan nongkrong dooog.... Nyengir juga

Kueh cucur enak rasanya
Kueh serabi putih warnanya
Hatiku hancur karena cinta
Siapakah yg akan jadi pengobatnya

Makan tahu sama sambal...
Sayurnya sayur asam....
apalagi ya...
hmm....entahlah

Ada lele ada belut
Ada kerang ada siput
mo pesan yang mana?

Hati siapa tak bimbang
Situ botak minta dikepang

Buah semangka buah manggis
Nggak nyangka gue manis

Seringgit sidua kupang,
Sendal jepit buatan Jepang.
Apa itu dibalik kutang,
Lembek-lembek tidak bertulang.
Dipegang malah menantang,
Bikin batang menjadi tegang

Kain batik dipakai selendang
Di bawah pusar, daging berlubang.
Jangan pegang punya si Abang
kalo kena "si urat panjang"
Air setitik akan menjadi orang.

Makan Jengkol Perut Melilit
Doyan Miscall pulsa dikit..!!

Jualan es depan sekolah
sms, laah..........!!!

Buah jeruk buah kedondong......
Mbah ikutan nongkrong dooog.... Nyengir juga

Buah kedondong Buah atep
Dulu bencong sekarang tetepp..............

Buah semangka buah duren
Nggak nyangka gue keren
Buah apel di air payau
Nggak level layauuuuuuu.....

Pohon kelapa, Pohon durian,
Pohon Cemara, Pohon Palem
Pohonnya tinggi-tinggi Bo!

Daun sirih daun kelor,
Apa isi di balik kolor,
Satu pistol dua pelor,
Buah kecapi rasanya kecut,
Apa isi di dalam cancut,
Dua bibir yang berambut lagi cemberut!

Buah Nanas, Buah bengkoang
Buah jambu, Buah kedondong
Ngerujak dooooooooonggggggg...

Ada padi, Ada jagung
Ada singkong, Ada pepaya
Panen ni yeeeeeeeeeeeee!

Disini bingung, Disana linglung
mangnya enak, engga nyambung....

Buah semangka berdaun sirih
Buah ajaib kali yah?????????

Jinak-jinak burung merpati
Lebih jinak burung lelaki
Burung merpati dipegang lari
Burung lelaki dipegang berdiri!

Jalan kaki ke pasar baru
Jauh boooooooooooo....

Jambu merah di dinding
Jangan marah just kidding

Jauh di mata, dekat dihati
Jauh di hati, dekat dimata
Jauh-dekat tujuh ratus perak

Nemu gesper, di pinggir jalan
Kalo laper, makan tu gesper

Men sana in corpore sano
Gue maen kesana,
Elo maen ke sono!

Disana gunung, disini gunung,
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung kamu pun bingung
Kenapa ada bunga melati ???!?

Anak ayam turun ke bumi
Induk ayam naik kelangit
Anak ayam nyari kelangit
Induk ayam nyungsep ke bumi

Sayur asem sayur sop
laper nich

Banyak-banyak menabung
Kagak nyambung

Dilangit ada tomat
Sengit amat

Buah kedong-dong buah tomat
Elu bodong amat

Buah duren di pohon beringin
Rese' banget tuch duren....

Ayam kurus bulunya banyak
rugi banget yang beli.........

Kakak monyonk adik memble
Keturunan jelek kali ye...

Buah semangka buah duren
Nggak nyangka gue keren

Buah semangka buah manggis
Nggak nyangka gue manis

Buah apel di air payau
Nggak level layauuuuuuu.....

Buah Nanas, Buah bengkoang
Buah jambu, Buah kedondong
Ngerujak dooooooooonggggggg...

Ada padi, Ada jagung
Ada singkong, Ada pepaya
Panen ni yeeeeeeeeeeeee!

Disini bingung, Disana linglung
mangnya enak, engga nyambung....

Buah semangka berdaun sirih
Buah ajaib kali yah?????????

Jalan kaki ke pasar baru
Jauh boooooooooooo....

Disana gunung, disini gunung,
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung kamu pun bingung
Kenapa ada bunga melati ???!?

Buah manggis buah pepaya
Cewek manis siapa yg punya

Makan Jengkol Perut Melilit
Doyan Miscall pulsa dikit..!!

Dulu delman
sekarang dokar
Dulu teman
sekarang pacar

Jualan es depan sekolah
sms, laah..........!!!

Makan kue, minum sekoteng
Gue emang ganteng

Buah kedong-dong buah tomat
Elu bodong amat
buah duren di pohon beringin
rese' banget tuch duren....

Ayam kurus bulunya banyak
rugi banget yang beli.........

Kakak monyonk adik memble
keturunan jelek kali ye...

Pergi ke pasar, nyari obat gatal
Dasar, Gak modal!!

Buah mangga buah manggis
ternyata ada cewek maniez

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬