Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

AKHWAT SEJATI

Seorang gadis cilik bertanya pada Ayahnya

"Abi...ceritakan padaku tentang Akhwat Sejati"


Sang Ayah pun menoleh dan tersenyum seraya menjawab

Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dari
kecantikan hati yang ada dibaliknya.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tapi dilihat dari
sejauh mana Ia menutupi bentuk tubuhnya.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari begitu banyak kebaikan yang diberikan, tetapi dari
keikhlasan Ia memberikan kebaikan itu.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dari
apa yang sering mulutnya bicarakan.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari keahlIannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya berbicara.

Sang Ayah terdIam sembari menatap putrinya

"Lantas apa lagi Abi...?"

Ketahuilah putriku....
Akhwat Sejati bukan dilihat dari keberaniannya berpakaian, tetapi dilihat dari
sejauh mana Ia berani mempertaruhkan kehormatannya.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari
kekhawatirannya yang mengundang orang jadi tergoda.

Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujIan yang Ia jalani, tetapi dilihat dari
sejauh mana Ia menghadapi ujian itu dengan Syukur.

Dan Ingatlah...!!!
Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari
sejauh mana Ia bisa menjaga kehormatannya dalam bergaul.

Setelah itu Sang anak kembali bertanya

"Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu Abi...?"

Sang Ayah memberikan sebuah buku dan berkata

"Pelajarilah mereka!!"

Sang anak pun mengambil buku itu dan terlihat sebuah tulisan
"ISTRI PARA NABI"

Meski kita bukanlah salah satu dari Istri Nabi
Tapi meneladaninya adalah sebuah bentuk kecintaan kita terhadap Allah SWT

Wassalam Pembela Kebenaran
****

Nb: tuk sobat semuanya yang belum menjadi fans page saya silahkan klik like DISINI dan jangan lupa kunjungi juga situs web saya di Kuningan Asri terimakasih

Nasehat Untuk Fatimah RA

Nasehat Rasullullah Kepada Putrinya

"Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholeha. Dan, perkara yg pertamakali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai sholat 5 waktu dan ketaatannya terhadap suami." (HR Ibnu Hibban dari Abu Hurairah)

Ada 10 wasiat Rasulullah SAW kepada putrinya Fathimah binti Rasulillah. 10 wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yg termahal nilainya bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholeha. Wasita tersebut adalah:

1). Ya, Fatimah kepada wanita yg membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum melebur kejelekan, dan meningkatkan derajat wanita itu.

2). Ya, Fatimah kepada wanita yg berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan dirinya neraka 7 tabir pemisah.

3). Ya, Fatimah. Tiadalah seorang yg meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah menetapkan pahala memberi makan seribu orang yg kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yg telanjang.

4). Ya, Fatimah, tiadalah wanita yg menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.

5). Ya, Fatimah, yg lebih utama dari keutamaan di atas adalah keridhoan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendo'akanmu. Ketahuilah, Wahai Fathimah. Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.

6). Ya, Fatimah. Apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita akan merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun. Di dalam kubur akan mendapat pertamanan indah yg merupakan bagian dari taman surga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala 1000 orang yg melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat

7). Ya, Fatimah, tiadalah wanita yg melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakian padanya dihari kiamat berupa pakaian yg serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala 100 kali beribadah haji dan umrah.

8). Ya, Fatimah, tiadalah wanita yg tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih sayang.

9). Ya, Fatimah, tiadalah wanita yg membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainka para malaikat yg memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yg telah lalu dan yg akan datang.

10). Ya, Fatimah, tiadalah wanita yg meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yg dikemas indah yg didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah mempermudah sakratul maut baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shiratal-mustaqin dengan selamat.

Begitu indah menjadi wanita, dengan kelembutan dan kasih sayangnya dapat merubah dunia. Jadilah dirimu menjadi wanita sholeha, agar negeri menjadi indah, karena dirimu adalah tiang negeri ini!
Wallahu ta'ala a'lam bish-shawab.


اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

****

Nb: tuk sobat semuanya yang belum menjadi fan page saya silahkan klik like DISINI dan jangan lupa kunjungi juga situs web saya di Kuningan Asri
Wassalam Pembela Kebenaran

TERUNTUK BIDADARIKU

Bidadariku..
Aku Ingin
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku

Sayangku..
Aku ingin
Engkaulah yang membentuk jiwa mentah anak-anak kita nanti

Engkaulah yang mengelola emosi labil anak-anak kita menjadi lokomotif kemajuan

Engkaulah yang selalu memberi keberuntungan bagi mereka
Dengan nasihatmu kala malam telah larut dan gerbang mimpi siap menghampiri

Kala yang lain terlelap
Kuingin engkau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosimu selalu bekerja demi masa depan anak-anak kita

Engkaulah selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi
Anak-anak kita terlindas oleh jaman yang semakin keras

Aku ingin
Engkaulah pengantar luasnya pengetahuan anak-anak kita

Kala wadah kosa kataku mereka bagai tetesan air

Engkaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan

Engkaulah bintang berkilau buat anak-anak kita

Yang tak akan pernah terlupakan
oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban manusia

Hingga jika saatnya tiba nanti
Anak-anak kita bisa membalas segenap cinta dan kasihmu

Mereka kelak dapat mempersembahkan nirwana seterang kilauanmu,
sehangat dekapanmu, setulus kasihmu, dan sebijak nasihatmu

Ku ingin
Tanganmu tak pernah lepas berharap untuk anak-anak kita
dalam setiap do'a yang kau panjatkan

Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta
yang keluar dari lisanmu

Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derap mereka

Ya Allah
Kutengadahkan tanganku berharap
kau membahagiakan istri dan anak-anakku

Ya Rabbi
Kumemohon berilah istriku mimpi yang selalu indah

Ya Rabbul Izzati
Kuberharap padaMu anugerahkan isteriku kecupan hangat anak-anak kami
Seperti yang selalu ia berikan pada mereka saat saat terbangun di pagi hari

Ya Illahi
Sejahterakanlah istriku

Istriku, pelangi dan matahariku
Hari ini kuhaturkan dengan tulus padamu ☻

****

Nb: tuk sobat semuanya yang belum menjadi fan page saya silahkan klik like DISINI dan jangan lupa kunjungi juga situs web saya di Kuningan Asri
Wassalam Pembela Kebenaran

Kejernihan Hati

Pernah mendengar tokoh khayalan Nasrudin ??, Suatu hari ia mengeluh pada istrinya Shakila:

"Dulu waktu baru menikah setiap aku pulang kerumah, kau selalu membawakan sandalku dan anjing kita selalu menyambut dengan gonggongan, kini terbalik, anjing kita yang membawakan sandal dan kau yang menggonggong"

Mendengar kegusaran suaminya, Shakila tak kalah tangkas menangkis "Jangan mengeluh suamiku, bagaimanapun engkau tetap mendapatkan pelayanan yang sama, ada yang membawakan sandal dan ada yang menggonggong"

Menyelaraskan keinginan memang tak muda ada unsur waktu, ada rasa pakewuh, tapi begitu watak asli terkuak seiring dengan rasa bosan yang muncul, kecerewetan, ketidak sabaran, dan ketidak bersahajaannya pun mencuat, begitulah Manusia, cenderung menyukai mengenakan TOPENG, khususnya bila urusan Duniawi jadi tujuan pokok, mungkin TOPENG itu pula yang membuat kita sering terkecoh, kita suka melihat yang tampak, bukan bagian "Dalam"

Kita cenderung mencuatkan ego, akibatnya seperti yang dikisahkan ada perkawinan yang berumur tujuh hari

Ceritanya, sepasang kekasih telah berpacaran selama tiga tahun, si wanita 33 tahun dan prianya 37 tahun cukup matang untuk berumah tangga, apalagi keduanya Sarjana "ternyata rumah tangga mereka cerai gara - gara soal lampu"

Si wanita yang selama 33 tahun selalu tidur dalam keadaan terang, menghendaki kamarnya diterangi, sebaliknya suaminya bersikukuh harus gelap, maklum 37 tahun dia selalu tidur dalam gelap. Kompromi tidak bisa dicapai merekapun cerai "padahal, memasang lampu lima watt yang remang2 khan bisa".

Begitulah jika manusia menekankan keinginan sendiri tanpa menimbang perasaan orang lain hatinya Kopong, Kesetiaan, Penghormatan, Perhatian, Kepedulian, Keadilan, Kejujuran semua ditentukan melalui kwalitas hati, tanpa hati yang jernih seorang akan sulit menyatakan Terima kasih, Apalagi berbagi kasih.

Selamat menjernihkan hati, semoga bermanfaat....

Sikap Suami Yang Disukai Istri

Bila Anda ingin menjadi seorang suami yang disukai oleh istri, Anda perlu mengetahui sikap apa saja yang umumnya disukai oleh sang istri. Dengan pengetahuan ini, Anda bisa mengembangkan potensi yang masih tersembunyi dan memperbaiki sikap yang kurang disukainya. Ketika sikap Anda semakin memikat hati sang istri, maka cintanya pada Anda akan semakin besar.

Sikap Pemimpin

Kita tahu setiap rumah tangga butuh seorang pemimpin untuk mengatur keperluan rumah berikut penghuninya dan ia bertanggung jawab atas seluruh penghuni rumah. Karena begitu besar perannya maka ia harus didengar dan ditaatinya selama tidak memerintahkan maksiat kepada Allah Ta’ala. Dengan hikmah-Nya yang agung, Allah Ta’ala memilih pria untuk menjadi pemimpin tersebut, sebagaimana firman-Nya,


Kaum pria itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (kaum pria) atas sebagian yang lain (kaum wanita), dan karena mereka (kaum pria) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.….(An-Nisaa’: 34)


Demikian indahnya tuntunan kalam Ilahi di atas dalam menetapkan tatanan hidup yang pasti akan mengantarkan kepada kebahagiaan.
Perlu juga Anda ketahui, seorang suami yang berjiwa pemimpin harus kuat tetapi tidak kasar, baik hati tetapi tidak lemah, gagah tetapi tidak menakutkan, penuh ide tetapi tidak malas, sederhana tetapi tidak kehilangan kepercayaan diri, bangga tetapi tidak arogan dan tetap rendah hati, berselera humor tetapi tidak kelihatan bodoh.

Komunikatif

Seorang istri menyukai suami yang komunikatif dan selalu punya bahan pembicaraan yang menarik. Suami yang humoris tentu saja punya nilai plus di mata istri.

Perhatian

Seorang istri menyukai suami yang penuh perhatian. Perhatian yang wajar dan tulus bisa membuat sang istri merasa dihargai dan disayangi. Bila disampaikan pada saat yang tepat, perhatian yang kecil pun bisa meninggalkan kesan yang manis tak terlupakan.

Pengertian

Seorang suami yang penuh pengertian tidak suka memberi ceramah panjang lebar, memasang wajah cemberut atau marah besar untuk mengubah kebiasaan buruk istrinya.
Memperlakukan istri dengan baik merupakan perkara yang dianjurkan oleh syariat. Seorang suami wajib memperlakukan istrinya dengan baik serta banyak bersabar dan lapang dada dalam menghadapinya, apalagi bila usia istri masih belia. Ia selalu siap memaafkan kesalahan sang istri, berusaha mentolerir kelemahannya, berupaya memenuhi keinginannya, mencoba melihat dari sudut pandangnya, dsb. Seorang istri tak sekedar meminta cinta suami dalam gugusan kata-kata, tetapi juga mendambakan secawan kasih dan pengertian, telinga yang mau mendengar keluhnya, mata yang mencipta keteduhan di hatinya, jemari yang mengeratkan temali kasih dalam jiwanya.

Tegas

Seorang istri memerlukan seorang pendamping yang bisa bersikap tegas terutama dalam mengambil keputusan. Misalnya ketika bingung memilih, ia memerlukan bantuan sang suami dalam mengambil keputusan.
Suami yang plin-plan, ragu-ragu, dan sulit dalam mengambil keputusan biasanya kurang begitu dihormati.

Tegar
Seorang istri mengagumi suami yang bersikap tegar dan berjiwa besar. Ketegaran tidak tampak ketika segala sesuatu berjalan lancar. Seorang suami diuji ketika ada masalah. Mudah menyerah, putus asa, dan frustasi adalah sikap yang tidak disukai.
“Bagaimana mungkin aku berlindung pada seorang yang juga rapuh sepertiku!”, kata sang istri.

Menghormati Wanita
Istri akan menghormati suami yang menghormatinya. Kapan seorang istri merasa dihormati?
Misalnya, ketika ia dibukakan pintu dan dipersilahkan masuk lebih dulu, ketika beban yang diangkatnya diambil alih, ketika ia tidak dibiarkan menunggu terlalu lama, ketika ia dipuji, ketika hasil karyanya –misalnya masakan- dihargai, dsb.

Melindungi Wanita
Meskipun suka dilindungi, namun seorang istri tidak menyukai perlindungan suami yang over dan kaku. Seorang istri menyukai perlindungan yang lembut. Misalnya, berjalan atau menyeberang pada posisi aman, ditemani ketika dia merasa ketakutan, diantar ke dokter ketika dia sakit, dsb.

Menghargai Wanita

Seorang istri ingin dihargai oleh suaminya. Dia tidak suka mendampingi suami yang terkesan tidak terlalu menghargainya. Kapan sang istri merasa dihargai? Ketika dari luar kota Anda meneleponnya dan mengatakan “Sayang, aku rindu…!” padahal baru sehari berpisah, ketika Anda meminta pendapatnya, ketika Anda tidak menyembunyikan sesuatu dengan alasan itu urusan laki-laki, dsb.


Simpatik

Suami yang simpatik tidak hanya bersikap baik kepada istrinya, tetapi juga kepada keluarga istrinya, serta kepada orang lain
-misalnya tetangga-. Dengan demikian sang suami membuktikan bahwa kebaikannya bukan sandiwara, tapi benar-benar kebiasaan dan sifatnya.


Romantis

Suami yang romantis biasanya bersikap manis, memperlakukan istrinya dengan lembut, memanggilnya dengan sebutan yang romantis, memberinya bunga, dsb. Setiap suami perlu belajar untuk bersikap romantis.
Mengapa? Karena suami yang romantis adalah idaman setiap istri.

PEREMPUAN MENJIJIKAN

6 Sifat Perempuan Yang Menjijikkan, Tak Bisa di Jadikan Istri

:1. Al -Anaanah:
Banyak keluh kesah. Yg selalu merasa tak cukup, apa yg diberi semua tak cukup. diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi mobil tak cukup, dll. Tak redha dg pembelaan dan aturan yg diberi suami. Asyik ingin memenuhi kehendak nafsu dia saja, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. Bukannya hendak menolong suami, apa yg suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yg tak cukup.

2. Al-Manaanah:
Suka mengungkit. Kalau suami melakukan hal yg dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu. sangat senang hendak membicarakan suami: tak ingat budi, tak bertanggungjawab, tak sayang dan macam-macam. Padahal suami sudah memberi perlindungan macam2 padanya.

3. Al -Hunaanah:
Ingin pada suami yg lain atau berkenan kpd lelaki yg lain. sangat suka membanding-bandingkan suaminya dg suami/lelaki lain. Tak redha dg suami yg ada.

4. Al- Hudaaqah :
Suka memaksa. Bila hendak sesuatu maka dipaksa suaminya melakukan. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dg berbagai ancaman: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dll. Suami dibuat seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Yg dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.

5. Al -Hulaaqah:
Sibuk bersolek atau tidur atau santai² dll hingga lalai dg ibadah-ibadah asas, seperti solatberjemaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dg anak2, dll.

6. As-Salaaqah:
Banyak berbicara, menggosip. Siang malam, pagi petang asik menggosip terus. Apa saja yg suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya. Zaman sekarang ni bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dg telfon, SMS, internet, BBM dan macam2 cara yang lain. Yg jelas isteri tu asyik menyusahkan suami dg kata2nya yg menyakitkan.

Istri Yang Di Anggap Durhaka Kepada Suami

Apakah Anda termasuk Istri yang dianggap durhaka? apakah istri Anda termasuk istri yang dianggap durhaka kepada suami?

Apabila dipanggil oleh suaminya ia tidak datang.
Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:"Apabila suami memanggil isterinya ke tempat tidur. ia tidak datang nescaya malaikat melaknat isteri itu sampai Subuh." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Membantah suruhan atau perintah suami.
Sabda Rasulullah SAW: 'Siapa saja yang tidak berbakti kepada suaminya maka ia mendapat laknat dan Allah dan malaikat serta semua manusia."

Bermuka masam terhadap suami.
Sabda Rasulullah SAW: "Siapa saja perempuan yang bermuka masam di hadapan suaminya berarti ia dalam kemurkaan Allah sampai ia senyum kepada suaminya atau ia meminta keredhaannya."

Jahat lidah atau mulut pada suami.
Sabda Rasulullah SAW: "Dan ada empat golongan wanita yang akan dimasukkan ke dalai Neraka (diantaranya) ialah wanita yang kotor atau jahat lidahnya terhadap suaminya."

Membebankan suami dengan permintaan yang diluar kemampuannya.

Keluar rumah tanpa izin suaminya.

Sabda Rasulullah SAW: "Siapa saja perempuan yang keluar rumahnya tanpa ijin suaminya dia akan dilaknat oleh Allah sampai dia kembali kepada suaminya atau suaminya redha terhadapnya." (Riwayat Al Khatib)

Berhias ketika suaminya tidak disampingnya.
Maksud firman Allah: "Janganlah mereka (perempuan-perempuan) menampakkan perhiasannya melainkan untuk suaminya." (An Nur 31)

Menghina pengorbanan suaminya.
Maksud Hadis Rasulullah SAW: "Allah tidak akan memandang (benci) siapa saja perempuan yang tidak berterima kasih di atas pengorbanan suaminya sedangkan dia masih memerlukan suaminya."

Mengijinkan masuk orang yang tidak diijinkan suaminya ke rumah.
maksud Hadis: "Jangan ijinkan masuk ke rumahnya melainkan yang diijinkan A suaminya." (Riwayat Tarmizi)

Tidak mau menerima petunjuk suaminya.
Maksud Hadis: "Isteri yang durhaka hukumnya berdosa dan dapat gugur nafkahnya ketika itu. Jika ia tidak segera bertaubat dan memint ampun dari suaminya, Nerakalah tempatnya di Akhirat kelak. Apa yang isteri buat untuk suami adalah semata-mata untuk mendapat keredhaan Allah SWT"

UNTUK ISTRIKU YANG SHALIHAH


Untuk Istriku Yang Shalihah...

Tatkala diri didera masalah
mungkin ghiroh juang sedikit melemah

Wahai istriku yang shalihah...
bagiku dirimu adalah bukan hanya sekedar seorang istri saja
Tapi engkau adalah teman terdekatku yang setia

walau saat ini tanganku tak mampu berbuat

walau saat ini kakiku tak kuasa monopang bebanmu yang teramat berat

namun ketahuilah do'aku untukmu selalu dekat

Aku harap kau tetap teguh
selayaknya sang pejuang tangguh

tiada bangga tiada angkuh dan mengeluh

disaaat ujian bertubi-tubi hinggap berlabuh,
bagaikan bumi seakan mau runtuh

Biarlah raga bersimbah peluh
namun kuharap jiwa tak pernah mengeluh

biarlah duri kehidupan kian tajam
namun usahakan langkah kaki kita tak kan pernah suram

Jalan perjuangan masih panjang
penuh pengorbanan penuh tantangan

lalui setiap tapaknya dengan kesungguhan dan keikhlasan
moga kemenangan mengantarkan kita pada kemuliaan

Selamat berjuang wahai Istriku yang Shalihah

Jasamu tak kan pernah kulupakan
sepak terjangmu kubanggakan
dan semangat juangmu tak kan tergantikan

kebaikan hatimu selamanya kan ku kenang
dalam hamparan panjang sajadah kehidupan
penuh lautan syukur penuh pengharapan

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

PEREMPUAN (khususnya untuk para lelaki)

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...¡

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.
Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
(dari teh Sejuk )

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

DIALOG AYAH DAN ANAK

Ketika kuperhatikan dia saat ada dalam gendonganku, aku selalu merasa was-was akan masa depan anakku kelak, aku sangat kuaatir kalau anakku akan berbeda jauh lebih buruk dariku.

" Apa yang sedang Bapa pikirkan?"

"Aku..?'' aku terkejut mendengar suaranya, terang sudah lama berganti gelapnya malam.
Suara kodok terdengar dari kejauhan. Isteriku telah lelap. Dan di gendonganku, anakku dengan mata sipitnya dan rambut sedikit rada jocong tersenyum menatapku.


"Apa yang Bapa pikirkan?"

"Kau mengajakku bicara Nak?"

Dia hanya tersenyum

"Baik Nak, aku sedang berpikir tentang kau"

"Aku kuatir dengan masa depanmu" kataku


"ha...ha...ha..."

"Kenapa kamu tertawa..."

"Orang tua selalu kuatir dengan masa depan anaknya, tetapi selalu gagal memberikan contoh dan teladan kepada anaknya untuk tumbuh menjadi manusia benar."

"..Hush...kamu masih bayi....tak patut berkata seperti itu..."

"Orang tua selalu begitu, takut dikritik tak mau mengaca diri dan selalu berlindung dibalik ketuaan dan keegoisan diri, dan berkata kalau tak egois bukan Bapa tapi banci.... Bukankah Bapa ingin mengatakan kalau saya adalah anak kemarin sore yang belum tahu indahnya Paris atau betapa sulitnya menjadi kaya di tanah air ? dan bapak sudah kenyang dengan asam garam kehidupan ?"

"Sejujurnya aku mengkhawatirkan diriku sendiri. Aku takut ketika kelak kau dewasa, aku tak bisa toleran melihat keliaran dan keberanianmu menjebol tatanan orang dewasa "

"Bukankah Bapa sendiri cukup liar ? Misalnya ketika Bapa memberontak dengan memanjangkan rambut, menghisap rokok dan berkeliaran sampai pagi ketika masih SMA dulu"

"Begitulah, apakah aku cukup toleran ketika kau memakai anting-anting di hidungmu ?"

"Sebentar pa, apakah bapa bisa bantu aku membetulkan popokku yang melorot ke bawah ?"

"OK"

"Nah begitu lebih baik..., kembali ke soal tadi...bukankah Bapa juga menikmati keliaran ketika Bapa memutuskan untuk keluar kuliah dan memilih jadi pemain band, padahal kakek berharap bapa jadi insinyur ?"

"Aku takut kelak apa aku cukup toleran ketika kau memutuskan untuk berhenti kuliah sama sekali dan memilih jadi pembalap, sementara aku berharap kau jadi pengusaha atau konglomerat"

"Bapa juga menikmati keliaran ketika mempermainkan banyak wanita"

"Begitulah, aku pun tidak tahu apa aku cukup toleran ketika kau banyak mempermainkan dan bergantian cewek tanpa satu pun kau nikahi"

"Bapa, kemarilah...ada yang ingin aku bisikkan, bukankah Bapa akhir-akhir ini menikmati keliaran Bapa dengan berteman dengan banyak wanita tanpa sepengetahuan ibu???"

" Apa sekarang pun Bapa menikmati keliaran dengan alkohol dan dunia malam"


"Ssssttt...anakku aku akan menghentikannya, aku tidak akan tahan jika kau kelak begitu"

"Baiklah pa, adakah cara yang tepat agar aku tidak terjebak seperti Bapa sekarang ?"

"Temukan ilmu dan amalkan dalam hidupmu, carilah teman yang baik dan benar, janganlah kau menyerah dengan keadaan, juga selalulah menerima kritik dan masukan dari siapa pun dengan lapang dada, maka kau akan temukan kebahagian yang tak ternilai kau akan mendapatkan rasa kecukupan dalam hidupmu karena di hatimu cukuplah Allah yang akan jadi penolongmu................"
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

ANAK-ANAK MENGIKUTI PERBUATAN YANG DILAKUKAN ORANG TUA

Seorang anak yang melihat ayahnya selalu berzikir dan bertahlil, bertahmid, dan bertasbih, maka dia pun akan mudah untuk mengucapkan:

Laa ilaaha illallaah, Subhanallah, dan Allaahu akbar.

Begitu pula seorang anak yang dibiasakan untuk mengirim sedekah pada malam hari karena diutus oleh orangtuanya kepada fakir miskin secara rahasia, jelas akan berbeda dengan seorang anak yang disuruh oleh orangtuanya pada malam hari untuk membeli narkoba atau rokok.

Seorang anak yang selalu melihat ayahnya berpuasa senin dan kamis, ikut serta dalam shalat berjama'ah di masjid jelas akan berbeda dengan seorang ayah yang melihat ayahnya berada di tempat perjudian atau bioskop serta tempat-tempat hiburan yang lainnya.

Anda akan melihat seorang anak yang selalu mendengarkan suara adzan mengulang-ngulang lantunan adzan, dan Anda akan melihat seorang anak yang selalu mendengarkan lagu yang dilantunkan orangtuanya, melantunkannya pula.

Sungguh indah andaikata seorang ayah adalah pribadi yang selalu berbuat baik kepada kedua orang tuanya dengan berdo'a untuk mereka dan memohon ampunan kepada Allah bagi keduanya, selalu menanyakan keadaannya dan tenang berada bersama keduanya, selalu memenuhi kebutuhan keduanya dan memperbanyak berdo'a dengan ungkapan:


Robbigh firli waliwali dayya
"Ya Allah ampunilah aku dan kedua orangtuaku"


Dia akan selalu mengucapkan:

Robbbirhamhuma kama robbayani shoghiro
"Ya Allah, kasihanilah mereka berdua sebagaiaman mereka telah mendidikku diwaktu kecil"


Dia pun berziarah ke makam kedua orangtuanya, bersedekah untuk keduanya, menghubungkan kekerabatan dengan orang-orang yang dekat dengan keduanya, juga memberi kepada orang-orang yang selalu diberi oleh keduanya.

Jika seorang anak melihat perangai orang tuanya yang sedemikain, maka dengan izin Allah anak itu akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Dia akan selalu memohon kepada Allah ampunan bagi kedua orang tuanya, dan sealu melakukan sesuatu yang biasa dilakukan oleh kedua orang tuanya kepada kakek dan neneknya.

Seorang anak yang dididik shalat oleh orang tuanya jelas akan berbeda dengan seorang anak yang biasa diajarkan menonton film, musik atau sepak bola.

Sesungguhnya jika seorang anak melihat kedua orang tuanya melakukan shalat malam dengan menangis karena takut kepada Allah juga dengan membaca alqur'an, niscaya dia akan berfikir kenapa ayahnya menangis ? Kenapa dia melakuakn shalat ? Dan kenapa dia meninggalkan tempat tidur yang empuk lagi hangat ? Kenapa dia memilih air wudhu yang dingin ?!
Kenapa dia meninggalkan tempat tidurnya dengan memilih memohon kepada Rabbnya dengan rasa takut dan harap ?

Semua pertanyaan ini akan selalu tertanam di dalam pikiran seorang anak dan selalu memikirkannya yang pada akhirnya si anak dengan izin Allah akan meniru apa saja yang dilakukan oleh kedua orang tuanya.

Demikian pula anak perempuan yang melihat ibunya selalu berhijab dan menutup diri dari laki-laki lain, dia telah dihiasi dengan rasa malu dan sikap menjaga kehormatan, kesucian dirinya telah menjadikan dirinya mulia. Jika ibunya demikian niscaya anaknya juga akan belajar menanamkan rasa malu, menjaga kehormatan dan kesucian dari ibunya.

Sedangkan anak perempuan yang melihat ibunya selalu berhias diri di depan setiap laki-laki, bersalaman, dan bercampur baur, tertawa dan tersenyum dengan laki-laki lain bahkan berdansa dengan mereka, maka anaknya pun akan belajar yang demikian itu darinya.

Maka bertakwalah kalian wahai para ibu dan ayah! Jagalah anak-anak kalian, dan jadilah kalian sebagai suri tauladan bagi mereka dengan perangai yang baik dan tabiat yang mulia. Sebelum itu semua, jadilah kalian sebagai suri tauladan dengan memegang teguh agama Allah juga Nabi-Nya.


Maroji':
Ensiklopedi Pendidikan Anak hal 38 (Fiqh Tarbiyatil Abnaa' wa Thaa-ifatun min Nashaa-ihil Athibba'), Mushthafa al-'Adawi

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

RENUNGAN BUAT SANG SUAMI DAN SANG ISTRI

RENUNGAN BUAT SANG SUAMI
(Syaikh Mustofa Al-'Adawy)

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Wahai sang suami....

Apakah berat bagimu, untuk tersenyum di hadapan istrimu di kala dirimu masuk menemui istri tercinta, agar engkau meraih pahala dari Allah?!!

Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri-seri tatkala dirimu melihat anak dan istrimu?!!

Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat engkau menghampiri dirinya?!!

Apakah gerangan yang memberatkanmu untuk mengangkat sesuap nasi dan menyuapkannya di mulut sang istri, agar engkau mendapat pahala?!!

Apakah susah, apabila engkau masuk rumah sambil mengucapkan salam dengan lengkap :
"Assalamu`alaykum Warahmatullah Wabarakatuh"
agar engkau meraih 30 kebaikan?!!

Apakah gerangan yang membebanimu, jika engkau menuturkan untaian kata-kata yang baik yang disenangi kekasihmu, walaupun agak terpaksa, dan mengandung bohong yang dibolehkan?!!

Tanyalah keadaan istrimu di saat engkau masuk rumah!!

Apakah memberatkanmu, jika engkau menuturkan kepada istrimu di kala masuk rumah : "Duhai kekasihku, semenjak Kanda keluar dari sisimu, dari pagi sampai sekarang, serasa bagaikan setahun".

Sesungguhnya, jika engkau benar-benar mengharapkan pahala dari Allah walaupun engkau dalam keadaan letih dan lelah, dan engkau mendekati sang istri tercinta dan menggaulinya, niscaya dirimu akan mendapatkan pahala dari Allah, karena Rasulullah bersabda :"Dan di dalam mempergauli isteri kalian ada sedekah".

Apakah melelahkanmu wahai hamba Allah, jika engkau berdoa dan berkata : "Ya Allah perbaikilah istriku dan berkatilah daku pada dirinya"
Sesungguhnya ucapan baik itu adalah sedekah.

Wajah yang berseri dan senyum yang manis di hadapan istri adalah sedekah.

Mengucapkan salam mengandung beberapa kebaikan.

Berjabat tangan mengugurkan dosa-dosa.

Berhubungan badan mendapatkan pahala.
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣


RENUNGAN BUAT SANG ISTRI
(Syaikh Mustofa Al-'Adawy)

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Wahai sang Istri....

Apakah akan membahayakan dirimu, apabila engkau menemui suamimu dengan wajah yang berseri, dihiasi simpul senyum yang manis di saat dia masuk rumah?

Apakah memberatkanmu, apabila engkau menyapu debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!!

Mungkinkah akan menyulitkanmu, jikalau engkau berkata kepada suami : "Alhamdulillah atas keselamatan Kanda, kami sangat rindu kedatanganmu, selamat datang kekasihku".

Wahai sang istri...

Berdandanlah untuk suamimu dan harapkanlah pahala dari Allah di waktu engkau berdandan, karena Allah itu Indah dan mencintai keindahan.

Pakailah parfum yang harum, dan ber-make-uplah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.

Jauhi dan jauhilah bermuka masam dan cemberut.

Janganlah engkau mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang bermaksud merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.

Janganlah selalu tampak sedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.

Janganlah berbicara terhadap laki-laki lain dengan lemah-lembut, sehingga menyebabkan orang yang di hatinya ada penyakit mendekatimu dan menduga hal-hal yang jelek ada pada dirimu.

Selalulah dirimu dalam keadaan lapang dada, hati tentram, dan ingat kepada Allah setiap saat.

Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya.

Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.

Didiklah anak-anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah, karena surat itu dapat mengusir setan.

Bangunkanlah suamimu untuk melaksanakan shalat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunah, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan janganlah engkau menghalanginya untuk menjalin hubungan siraturrahim dengan karib kerabatnya.

Perbanyaklah beristighfar untuk dirimu, suamimu, serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin.

Berdoalah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akhirat.

Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa dan mencintai orang yang nyinyir dalam meminta. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Dan Rabbmu berkata : "Serulah Aku niscaya Aku penuhi doamu" (Al-Ghafir : 60).

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣

KELEBIHAN WANITA


1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda, " Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

2. Wanita yang salehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.

3. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Allah. Dan orang yang takut akan Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah saw di dalam syurga);
5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.

6. Surga itu di bawah telapak kaki ibu;

7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah surga.

8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.

9. Daripada Aisyah r.a." Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga salat dan puasanya

12. Aisyah r.a berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?" Jawab Rasulullah SAW "Suaminya." " Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah SAW, "Ibunya."

13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Surat Cinta


SURAT CINTA

Ini surat cinta yang ku tulis dengan hati, goresannya penuh kerinduan, kalimatnya adalah syair penyerta rasa sayang. Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kebersamaan yang terjalin harmonis sejak pertama kali kau terima rasa ini.

Sebenarnya ku tak pandai merangkai kata atas nama cinta, karena rasa ini sangat sederhana ketika kupersembahkan padamu. Jadi, maafkan kelancanganku andai menggambarkanmu tak seindah nyatanya.

Pernahkah kau dengar dengup jantungku, ketika kau di dekatku? Disana akan kau rasakan getaran harap dan cemas. Harapku padamu, untuk bisa menerima segala kekurangan yang ku emban. Cemasku, andai ku tak mampu mencukupi rasa cintamu.

Izinkan aku menyebut namamu di sembarang waktu, agar aku selalu memiliki kekuatan untuk berbuat lebih baik, lebih berarti, lebih bermakna. Biar namamu lebih terpatri di hati. Karena di sepanjang perjalanan hidup ini, entah berapa lagi sisa waktu yang harus kita tempuh, tak seorangpun tahu. Yang ku tahu, aku ingin melewati sisa waktu bersamamu.
Di bulan penuh kasih sayang ini, bukan bunga yang ingin kupersembahkan. Karena kuyakin kau lebih indah dari sekuntum bunga. Bukan pula segudang pujian. Karena kaulah segala sanjungan. Aku hanya ingin menyampaikan sebait kata penegasan....bagiku kasih sayang selalu ada tiap waktu semenjak aku memilihmu...

♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Kau Tetap Yang Ter...muah Di Hati

"Muah... iiih gemes banget!" atau, "Duuh... buah hatiku, belahan jiwa, cup sayang dulu, muah...!" merah deh tuh pipi. Kadang, yang dicium tersipu malu, hidung kembang kempis, jempol pun mendadak gede. Gak peduli kempot atau jerawat di pipi, apapun yang terjadi, muah...
Idih... ini bukan 'muah-muah'-an yang gak syar'i lho. Muah... bisa aja antara suami dan istri kan? Muah... juga selayaknya sering kita tunjukkan kepada anak sang buah hati, sebagai ungkapan cinta dan sayang, muah...
Namun, waktu tak pernah berhenti berlari mengiringi keriputnya kulit pipi sang istri, dan kempotnya sang suami, muah... pun jarang terlihat dan terdengar. Saat baru menikah, "Bye... bye... Ummi, hati-hati di rumah ya, assalaamu'alaykum, muah...," diiringi senyum lebar dan doa sang istri yang tak lupa ngebalas, muah...
Buah hati lahir, satu, dua, bahkan lebih, kesibukan dan usia pun bertambah, muah... perlahan-lahan senyap, gak tau rimbanya. Atau bisa jadi, muah... hanya untuk pipi mulus si kecil, tidak lagi untuk istri yang pagi-pagi sibuk dengan perlengkapan perang dapurnya sambil belepotan bumbu masakan.
Menjadi tua, bukankah itu penyakit yang kata Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam emang gak ada obatnya? Saat remaja, duhai wajah sungguh cantiknya, kulit bersih, mulus dan licin penuh perawatan segala jenis ramuan serta vitamin, namun masa tua pastilah datang. Juga wajah tampan rupawan hingga menjadi finalis Cover Boy majalah-majalah remaja, bukanlah jaminan akan selalu sedap dipandang.
Jelita, wajah mulus tanpa noda, tubuh langsing dengan berat ideal karena aerobik gak pernah ketinggalan, mungkin seperti ini kriteria Sang Pangeran. Tuan Puteri pun tak ketinggalan mensyaratkan, Sang Pangeran mesti ganteng tampan rupawan, tak tampak lemak di badan, mungkin seperti sosok binaragawan. Salahkah jadi sebuah impian?
Onde mande... banyak nian yang diharapkan.
Cantik... boleh aja, kan sebuah fitrah. Demikian juga harapan agar sang Arjuna laksana binaragawan yang tampan menawan, atau bagai Gatot Kaca si otot kawat tulang besi, hingga sang akhwat ngerasa banget terlindungi. Namun, kriteria fisik itu sangatlah nisbi. Contohnya, ada yang suka dengan akhwat atau ikhwan yang berkulit putih, tapikan juga ada yang bilang kalo, "Hitamlah hitam si tampuk manggis, walaupun hitam kupandang manis," atau "Buah manggis buah durian, hitam manis jadi rebutan." Nah lho...
Cantik fisik bagaimanapun hanyalah sedalam kulit, tampak indah di mata. Saat tua menjelang, lekukan yang tak diharapkan mungkin mengurangi kejelitaan atau ketampanan. Emang... yang terbaik adalah kecantikan akhlak dan budi pekerti, karena tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan. Kecantikan dalam ini adalah karunia yang tak ternilai harganya dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena segala gerak tingkah lakunya selalu memancarkan keindahan akhlak, kebaikan, dan ketulusan yang kalau dipelihara takkan hilang hingga akhir hayat dikandung badan.
Karena itu Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam lebih menekankan agar dalam memilih akhwat yang terpenting adalah agama-Nya, sebab kalau tidak demikian niscaya kamu akan celaka, baru dibarengi harta, keturunan dan kecantikannya (Hadits Shahih Riwayat Bukhari 6:123, Muslim 4:175). Dan, ketakwaan ikhwan adalah dasar utama bagi seorang akhwat untuk menentukan pasangan, sebagaimana Ali bin Abi Tholib radhiyallahu'anhu pernah mengatakan, jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika ia tidak menyukainya tidaklah ia akan menzaliminya.
Pasangan yang menikah karena cinta yang teramat dalam kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, bagaikan sebatang pohon di tanah yang subur, akarnya selalu erat mencengkeram, rimbun daunnya melindungi dari panas dan hujan, serta buahnya akan memberi kenikmatan. Saking dalamnya, muah... sebagai salah satu ungkapan cinta akan selalu menghiasi kehidupan rumah tangga, tanpa peduli keriput Sang Permaisuri atau kempotnya Sang Raja.
Ya akhi wa ukhti fillah...
Ikatlah cinta suci karena akhlak serta budi pekerti, insya Allah akan selalu langgeng hingga akhir waktu nanti walau apapun yang akan terjadi, indah menghiasi diri serta mengurai mesra untaian kata 'Kau Tetap Yang Ter...muah Di Hati.'
*Duhai kekasih hati / Kugubahkan nasyid ini
Sebagai tanda cinta suci / Dalam naungan Ilahi
Hari demi hari / Bersamamu kulewati
Dalam suka dalam duka / Dalam meniti ridho-Nya
Ikrarkan bersama / Untuk tetap dijalan-Nya
Bahtera rumah tangga / Teladankan rasul mulia
Didik putra-putri / Sebagai amanah Ilahi
Bekali akhlak imani / Jadikan mukmin sejati
Insya Allah...
(Notes: Dikutip dari lirik nasyid Dialog Dua Hati-Suara Persaudaraan)
Wallahua'lam bi showab.
*IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA*
♪♫**¨**.¸¸❤¸¸.**¨**♫♪

BULAN RAMADHAN PENUH MAKNA


Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempitan hidup ada keluasan ilmu

Hidup ini indah jika segala hanya karna Allah semata

Puasa mengambil jarak dengan dunia. Agar manusia tidak jadi budaknya.
Karena dunia adalah permainan.

Bermegah-megah dengan bangunan
Berbangga-bangga dengan kekayaan
Semua itu dapat melalaikan
Padhal manusia hanyalah pengembara
Saat mati harta tak akan di bawa
Hanya amal saleh yang ikut serta
Yang ada disisi kita akan sirna

Jika semua HARTA adalah RACUN maka ZAKAT-lah penawarnya
Jika seluruh UMUR adalah DOSA maka TAQWA & TOBAt-lah obatnya
Jika seluruh BULAN adalah NODA maka RAMADHAN-lah pemutihnya

Ya Allah...
Perkayalah hambamu ini dengan keILMUan
Hiasi HATIku dengan keSABARan
Muliakan WAJHku dengan keTAQWAan
Perindahlah FISIKku dengan kesehatan
Serta terimalah amal IBADAHku dengan kelipatan
Karna hanya Engkau Dzat penguasa alam

Untuk LISAN yang tak terJAGA
Untuk JANJI yang terABAIKAN
Untuk HATI yang berPRASANGKA
Untuk sikap yang meNYAKITKAN
Dihari yang FITRI ini dengan TULUS HATI saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATIN
Semoga Allah membingbing kita bersama di jalannya



♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

UNTUK ISTRIKU TERSAYANG





Cieurih 6 septeber 2009

Sepuluh tahun sudah kita bersama...
Istriku dengan setianya menemani perjalanan hidupku... Tidak ada kata lelah terucap dari bibirnya.. Mengerti segala kekurangan diri ìni.. Aku sadar sampai sekarang aku belum bisa memberikan sesuatu yang sepantasnya dia terima..

Dari sebuah pertemuan yang pasti telah diatur oleh yang maha kuasa Allah swt.. Aku dipertemukan dengan istriku dalam suasana dan kondisi yang انشاالله Allah ridho

Jelang sepuluh tahun usia rumah tanggaku aku dikaruniai dua orang putra FARHAN & FAQIH. Aku hanya bisa berkata..
Aku bahagia....
Aku bahagia....
Aku bahagia....

Istriku tersayang..
Istriku yang paling aku cintai..
Begitu banyak pengorbananmu.. Kau curahkan tenaga dan fikiramu.. Tidak kenal lelah.. Tidak kenal waktu.. Siang dijadikan malam.. Malam dijadikan siang.. Ketulusanmu dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini menjadikan aku merasa menjadi laki-laki yang paling bahagia.. Mendapatkan istri yang salehah.

Aku sadar aku bukanlah seorang hamba yang baik..
Tapi Allah telah memberikan sesuatu yang paling berharga di dunia ini.. Seorang istri yang salehah.

Istriku yang salehah..
Istriku yang senantiasa menjaga kehormatan suami..
Istri yang slalu mengingatkan..
Istri yang slalu bisa menerima..
Istri yang slalu bisa menyintai dan menyayangi..

Aku begitu bahagia..
Kebahagiaan yang tidak bisa diganti dengan apapun..
Kebahagiaan bathin sebagai seorang laki-laki dan hamba..
Istiku tersayang..
Dalam hidup ini pasti banyak hal yang diluar pikiran kita.. Banyak hal yang terjadi.. Dan mungkin itu bukan sesuatu yang kita inginkan..
Kita mempunyai banyak keinginan..

Tapi mungkin kita harus bertahan sebatas keinginan..
Hidup adalah sebuah perjuangan..
Perjuangan menuntut kita untuk tetap bisa berusaha..berdo'a..tawakal..

Perjuangan kita masih jauh..
Perjuangan untuk mencapai kehidupan yang bahagia dunia ahirat..

Semoga Allah senantiasa menjaga kita.. Memberikan bimbingan dalam hati dan fikiran kita.. Menguatkan hati hati kita agar slalu bisa menerima kebenaran.. Mempersatukan kita kelak di surgaNya..
aamiin..semoga Allah mengabulkan semua doa-doa kita..



♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣♣
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬